logo


Operasi Pasar Dinilai Belum Menyentuh Konsumen

Operasi pasar sifatnya hanya sementara

20 Mei 2016 13:20 WIB

Ilustrasi operasi pasar.
Ilustrasi operasi pasar. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Muslifah (30), salah satu pembneli di Pasar Senen Blok III-VI, Jakarta, mengaku Operasi Pasar (OP) yang dilakukan oleh pemerintah sifatnya hanya sementara dan belum mampu mengendalikan harga secara menyeluruh.

“Saya sering dengar bahwa pemerintah melakukan OP tetapi itu kan sifatnya hanya sementara dan hanya sesaat, sementara kebutuhan kami sebagai ibu rumah tangga bukan kebutuhan sesaat, tapi setiap hari. Kami harus ke pasar dan belanja untuk kebutuhan pokok,” kata Muslifah, Jumat (20/5), saat ditemui jitunews, di Pasar Senen Blok III-VI, Jakarta.

Lebih lanjut, Muslifah mengatakan bahwa langkah OP tersebut kalau dilakukan setiap hari oleh pemerintah akan sangat menguntungkan para konsumen.
“Yaa karena kami bisa membeli dengan harga murah. Tapi itu kalau setiap hari,” katanya.

Selain itu, menurut Muslifah, sosialisasi dari pemerintah juga masih sangat kurang soal adanya OP tersebut. Alhasil, tidak semua pembeli tahu bahwa ada OP bahan pangan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Jadinya, yang tahu ada OP ya yang beli di sana, sementara yang tidak tahu meski pun harga di pasar mahal, mereka akan tetap membeli di pasar,” ujar Muslifah.

Karena itu, Muslifah berharap upaya pemerintah dalam mengendalikan harga pangan ini tak hanya berhenti pada OP. Namun, ketersediaan pasokan di pasar juga harus dipikirkan oleh pemerintah. “Kalau ketersediaan bahan pangan di pasar aman, pasti harganya juga akan turun,” ujarnya.

Piala Dunia Disebut Penyebab Harga Telur Naik, DPR: Ini Fenomena Aneh

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro