logo


Wow, Nilai Tukar Petani Naik Drastis!

Pada Oktober 2014, Provinsi Sulawesi Selatan lah yang mengalami kenaikan NTP tertinggi yaitu 1,30 %.

3 November 2014 14:47 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Balitbang Kementan), Haryono mengungkapkan, Nilai Tukar Petani (NTP) pada periode Oktober 2014 meningkat sebanyak 102,87 poin atau 0,50 % dari bulan sebelumnya.

Menurut Haryono, pada bulan September 2014, NTP hanya sebesar 102,36 poin. "Kenaikan tersebut dikarenakan indeks harga yang diterima petani naik 0,86 % lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani," ungkap Haryono kepada wartawan di kantor Badan Pusat Statistik, Jakarta (3/11).

Haryono juga mengatakan, pada Oktober 2014, Provinsi Sulawesi Selatan lah yang mengalami kenaikan NTP tertinggi yaitu 1,30 %."Sebaliknya ya, Sumatera Selatan malah mengalami penurunan terbesar sebanyak 0,91 % dibanding penurunan NTP provinsi lainnya," ujarnya.


Program Lumbung Pangan Baru di Kallteng, Kementerian PUPR Programkan Rehabilitasi 85.500 ha

Haryono menjelaskan, kenaikan indeks harga produksi pertanian lebih tinggi dibanding dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian.

Selain itu, Haryono juga menambahkan, kenaikan NTP pada Oktober 2014 juga disebabkan oleh naiknya NTP Subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,30 %, Subsektor Hortikultura sebesar 0,75 % dan Subsektor Peternakan sebesar 0,14 %.

Indonesia Sebagai Negara Agraris Harus Mempunyai Food Estate

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Ali Hamid