logo


Tips Agar Anggrek Bulan Rajin Berbunga

Penampilannya yang memesona, membuat anggrek bulan dinobatkan sebagai Puspa Pesona Indonesia

3 November 2014 14:33 WIB

Inilah salah satu tanaman hias yang dinobatkan sebagai Puspa Pesona Indonesia (ISTIMEWA)
Inilah salah satu tanaman hias yang dinobatkan sebagai Puspa Pesona Indonesia (ISTIMEWA)

JAKARTA, JITUNEWS.COM-Anggrek Bulan dikenal sebagai tanaman hias berbunga yang memiliki kelopak lebar. Kecantikan tanaman ini tidak hanya dilihat dari kelopaknya saja, warna bunganya pun turut menambah keistimewaan tanaman ini. Bila pada umumnya Anggrek Bulan didominasi oleh warna putih, namun saat ini Anggrek Bulan memiliki bunga dengan warna yang beragam. Bahkan, berkat penampilannya yang memesona, anggrek bulan dinobatkan sebagai Puspa Pesona Indonesia mendampingi bunga Melati dan Rafflesia Arnoldi.

Hal tersebut tentunya akan membuat bangga para pemilik anggrek bulan. Terutama pemilik anggrek bulan yang mampu memekarkan bunganya secara rutin. Oleh karena itu, agar anggrek bulan tetap memekarkan bunganya, ada beberapa tips yang perlu diketauhi. Berikut ini adalah beberapa tips merawat anggrek bulan agar rajin memekarkan bunga :      

1.    Tidak Butuh Matahari Penuh
Anggrek bulan tidak membutuhkan sinar matahari penuh, tapi hanya 20% saja. Sehingga perlu penghalang. Penghalang yang digunakan bisa berupa paranet. Selain itu, temperatur ideal yang diperlukan adalah 30ºC saat siang dan 23ºC pada malam hari, dengan tingkat kelembaban maksimum mencapai 70%. Sebabnya, bila terlalu basah tanaman ini mudah busuk oleh jamur maupun bakteri. Sedangkan untuk mengetahui secara visual kebutuhan intensitas mataharinya, dapat dilihat dari warna daunnya. Jika daun berwarna hijau, berarti intensitasnya cukup. Sedangkan bila berwarna hijau tua, intensitasnya kurang. Dan bila intensitas sinarnya berlebih, maka daun akan berwarna kecoklatan karena terbakar. 

2.    Hadirkan Sirkulasi Udara yang Baik 
Artinya adalah hembusan angin yang cukup, menjadi hal baik bagi pertumbuhan tanaman anggrek bulan. Semakin baik sirkulasi udara dalam nursery (tempat pemeliharaan), pertumbuhan tanaman anggrek bulan akan semakin bagus. Sedangkan untuk nursery yang kurang baik sirkulasi udaranya, dapat dipasang kipas angin. Fungsi sirkulasi udara ini untuk meratakan temperatur dan kelembaban. Selain itu juga, untuk mempercepat terbuangnya udara panas ataupun yang terlalu basah. 

3.    Penyiraman Rutin
Penyiraman pada anggrek bulan rutin dilakukan 2 kali sehari. Namun bisa ditingkatkan lagi menjadi 3 kali sehari, bila udara panas. Penyiraman yang baik dilakukan pada pukul 7 pagi hingga pukul 9 pagi, ataupun dari pukul 4 sore sampai pukul 6 sore. Teknik penyiraman sebaiknya langsung ke arah akar dan menggunakan air yang bersih. 

4.    Disemprot Pembasmi Hama
Guna menjaga serta menghindari serangan hama dan penyakit, anggrek bulan perlu disemprot insektisida ataupun fungisida. Usahakan proses penyemprotan ini dilakukan seminggu sekali pada sore hari. Sebabnya, jika terlalu sering tidak menutup kemungkinan anggrek bulan juga akan ikut mati. 

5.    Pemupukan Secara Teratur
Nutrisi juga diperlukan oleh anggrek bulan lewat pemupukan yang teratur. Dengan pemupukan yang teratur, pertumbuhan tanaman Anggrek Bulan akan prima bahkan bisa rajin berbunga. Pupuk yang dibutuhkan adalah pupuk yang kaya akan kandungan kalsium (Ca), Phospor (P), dan Kalium (K). Pemberian pupuk dapat dilakukan rutin 2 minggu sekali. Pemberian pupuk dilakukan dengan cara, pupuk dilarutkan terlebih dahulu dengan air, kemudian disiramkan. Selain itu, pupuk daun juga perlu ditambahkan dengan cara di spray.

10 Tanaman Hias Langka di Dunia

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah