logo


Begini Cara Kementan Redam Gejolak Harga Bawang Jelang Ramadhan

Kementan bakal menyalurkan 420 ton bawang merah ke pasar-pasar

16 Mei 2016 10:52 WIB

Bawang merah.
Bawang merah. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Untuk menjaga kestabilan harga bawang merah di tingkat pasar, Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Spudnik Sujono Kamino, mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Bulog. Kerja sama itu dilakukan dalam bentuk pengiriman bawang ke pasar.

Menurut Spudnik, langkah ini penting dilakukan untuk meredam lonjakan harga menjelang Ramadhan dan Lebaran yang akan datang. "Kami akan salurkan bawang-bawang ini ke pasar untuk menjaga kemungkinan adanya lonjakan harga bawang di pasar, terutama jelang Ramadhan dan Lebaran," kata Spudnik, Senin (16/5), dalam acara penyerahan secara simbolik 70 truk bawang ke pihak Bulog, di Jakarta.

Lebih lanjut, Spudnik mengungkapkan target jumlah bawang yang akan disalurkan per harinya mencapai 420 ton, dan didistribusikan ke pasar-pasar baik di Jakarta maupun di Bandung. "Target kami dalam penyaluran bawang ini untuk per harinya 420 ton dan disalurkan ke pasar-pasar," ujarnya.


Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Saat ini, 70 truk bermuatan bawang yang disiapkan Kementan berasal dari kabupaten Berebes, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat (NTB) . "Dari petani kami beli dengan harga Rp 20.000 per kilogram, dan akan dijual ke konsumen dengan harga Rp 25.000 per kilogram," terang Spudnik.

Kisaran harga itu, ungkap Spudnik, sudah sangat baik. Sebab, petani diuntungkan dan konsumen tidak dibebani dengan harga yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, lewat upaya ini Spudnik berharap, harga bawang di pasar-pasar bisa tetap stabil, dan konsumen pun tidak merasa dirugikan.

Agar Distribusi Pupuk Lancar, Kementan Ingatkan Pemda Segera Percepat Realisasi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro