logo


Pelaku Pemerkosaan Anak Akan Dikebiri dan Ditanam Chip Ditubuhnya

Penanaman chip bagi pelaku tindak kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur digunakan untuk memantau aktifitas pelaku setelah keluar dari penjara.

12 Mei 2016 05:00 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. muhammad noli

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya bakal menerbitkan Perppu tentang Perlindungan Anak. Dalam Perppu tersebut akan dimasukkan mengenai hukuman bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur dengan melakukan kebiri serta penanaman micro chip di tubuh pelaku.

Penanaman chip bagi pelaku tindak kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur digunakan untuk memantau aktifitas pelaku setelah keluar dari penjara.

"Agar bisa dideteksi dan publikasi identitas. Itu keputusan komitmen Presiden bahwa KSTA adalah kejahatan luar biasa dan kami mengutuk KSTA, harus diberikan efek jera," kata Menko PMK Puan Maharani di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (11/5).


PDIP: Pemerkosa Yuyun Pantas Dihukum Berat

Sementara itu, pelaksanaan hukuman kebiri akan dilakukan dengan menyuntikkan cairan kimia yang dapat menghilangkan nafsu reproduksi si pelaku.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memutuskan penerbitan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti UU) tentang Perlindungan Anak pada hari Kamis ini (11/5).

Penerbitan Perppu tersebut dinilai tepat lantaran keadaan di dalam masyarakat kini tengah dalam situasi darurat pelecehan seksual terhadap anak. Untuk itu Presiden dimungkinkan dapat menggunakan haknya menerbitkan Perppu tersebut.

Gubernur Bengkulu Lakukan Tabur Bunga di Lokasi Pemerkosaan Yuyun

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan