logo


Unik !! Tapi Akan Mati Jika Dibawa Pulang

Di habitatnya, warna Nephentes lebih beragam

3 November 2014 09:57 WIB

Nephentes atau Kantong Semar, salah satu tanaman hias yang kerap diburu penggemar (ISTIMEWA)
Nephentes atau Kantong Semar, salah satu tanaman hias yang kerap diburu penggemar (ISTIMEWA)

JAKARTA, JITUNEWS.COM-Tanaman hias yang satu ini bernama Nephentes. Tanaman yang memiliki lebih dari 200 jenis ini teridentifikasi telah tersebar di seluruh dunia. Namun, polupulasi terbesarnya berada di Indonesia tepatnya di pulau Kalimantan dan Sumatra. Tidak heran karena menjadi populasi terbesar, kini Kalimantan juga dijuluki sebagai surganya tanaman Nepenthes. 
Jika dilihat dengan kasat mata, tanaman ini terkesan unik. Bagaimana tidak ? Di bagian ujung daunnya terjuntai sebuah kantong berbentuk lonjong membesar ke bawah, plus lubang berkatup di bagian atas kantong. Karena bentuknya yang menyerupai perut salah satu tokoh pewayangan yakni “Semar”, wajar saja jika tanaman ini juga dikenal dengan sebutan Kantong Semar. Selain dikenal dengan nama Kantong Semar, Nephentes juga kerap disebut dengan nama Sorok Raja Mantri, yang berarti laci tempat raja atau bangsawan menyimpan uang. 

Selain bentuknya yang unik, kantong pada Nephentes juga beragam. Seperti warna hijau, merah, dan tak jarang warna gelap juga keluar dari kantong yang ukurannya bervariasi. Bisa sebesar ujung kelingking hingga sebesar botol minuman soda ukuran 1½ liter. Selain bentuk kantong dan warnanya yang apik, tanaman ini juga memiliki keindahan lain, yakni adanya jejeran duri halus yang muncul secara bermotif di beberapa bagian kantong. 

Sedangkan untuk supply makanan, Nephentes tidak mengambil dan mengolahnya dari unsur hara secara langsung (tanah). Namun, Nephentes memanfaatkan kantongnya untuk memperoleh makanan. Kantong tersebut mampu mengeluarkan aroma dari kelenjar yang terdapat di dalam kantongnya. Aroma dikeluarkan ini akan mengundang serangga kecil seperti semut, nyamuk, kumbang, lalat, kecoak, ataupun tawon untuk datang. 

Setelah menempel dibibir kantong, serangga tersebut akan tergelincir dan terjebak didalamnya. Kemudian kantong Nephentes akan mengeluarkan cairan asam yang berfungsi melumatkan serangga menjadi protein. Dan protein tersebut langsung diserap dan diolah menjadi makanan di daun. Oleh karenanya, disamping dapat menjadi tanaman hias yang unik, Nephentes juga dapat dimanfaatkan sebagai pemberantas serangga yang menganggu. 


Tips Merawat Katsuba, 'Si Merah Pembawa Hoki'

Keindahan, keunikan, manfaat, serta kelangkaannya inilah yang membuat para penggemar kerap memburunya. Bahkan, memperoleh tanaman ini, tak sedikit penggemar yang datang langsung ke habitatnya, seperti di Kalimantan. Biasanya, Nephentes dipatok dengan harga super murah, yakni berkisar antara Rp 5 ribu – Rp 10 ribu/pohon. Dan lebihnya lagi, Nephentes yang ditawarkan beragam dengan warna-warni, jenis klasik bahkan langka.   

Meski dipatok dengan harga murah, namun jika penggemar langsung membawanya pulang tanpa proses pembudidayaan terlebih dahulu, jangan harap Nephentes akan selamat sampai dirumah dalam keadaan hidup. Ya, hal tersebut memang lumrah saja. Sebabnya, Nephentes yang dijual di Kalimantan kebanyakan merupakan cabutan dari hutan langsung. Alhasil, kondisi alam yang berbeda serta didukung oleh adaptasi yang kurang baik dari hasil mencabut di hutan, membuat tanaman ini tak akan hidup lebih lama. 

 

10 Tanaman Hias Langka di Dunia

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah