logo


Pemerkosaan Terhadap Anak Adalah Extra Ordinary Crime

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto menilai pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur merupakan perbuatan biadab dan perbuatan yang bertentangan dengan hati nurani.

10 Mei 2016 13:17 WIB

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto.
Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto menilai pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur merupakan perbuatan biadab dan perbuatan yang bertentangan dengan hati nurani.

"Kejahatan ini bahkan bisa dikategorikan sebagai extra ordinary crime sehingga hukumannya harus bisa memberikan efek jera," ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (10/5).

Menurutnya, untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pelecehan seksual terhadap anak-anak, harus memberikan sanksi yang berat terhadap pelaku. Sayangnya peraturan yang ada saat ini belum bisa memberikan sanksi sehingga hal tersebut merupakan pekerjaan rumah baik dari pemerintah maupun DPR.


PDIP: Pemerkosa Yuyun Pantas Dihukum Berat

"Saat ini peraturan yang ada belum bisa memberikan sanksi yang sangat berat. untuk itu ini merupakan PR dari pemerintah dan anggota dewan, supaya juga peraturan perundang-undangan yang ada itu tentunya bisa direvisi ataupun bisa disesuaikan dengan hal-hal yang terjadi saat ini," kata Agus.

Ia menambahkan, adanya permintaan agar Rancangan Undang-undang Penghapusan Kejahatan Seksual menjadi program prioritas dalam Prolegnas 2016, menurutnya hal tersebut sangat baik agar permasalahan pelecehan seksual bisa cepat diambil tindakan.

"Rencana itu bagus dan saya mendengar dari komentarnya Ibu Latifa yang mengatakan nanti masa reses ini agenda tersebut akan dibahas dan tentunya bisa dimasukkan ke dalam prolegnas RUU 2016. Sehingga bisa dibahas secepat mungkin," ujar Agus.

Gubernur Bengkulu Lakukan Tabur Bunga di Lokasi Pemerkosaan Yuyun

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan