logo


Soal Kasus Yuyun, Menko Puan Mengaku Tidak Tahu

Ribuan netizen suarakan dukungan untuk kasus Yuyun melalui media sosial

4 Mei 2016 05:30 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Terkait dengan kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa siswi SMP di Bengkulu yang bernama Yuyun (14), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mengaku tidak mengetahui kasus tersebut.

"Saya belum tahu. Itu apa ya? Aduh, saya belum dengar. Dari tadi di kantor terus," ujar Puan, Selasa (3/5), di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sementara itu, ribuan netizen terus menyuarakan dukungan dan simpati terhadap kasus yang menimpa Yuyun di media sosial. Bahkan, sejak Senin (2/5) malam lalu, dua tanda pagar, #NyalaUntukYuyun dan #YYAdalahKita, menjadi topik yang paling banyak dibahas di Twitter.


Hari Ini Sidang Kasus e-KTP Hadirkan 8 Saksi

Lewat akun Twitter banyak netizen yang menyampaikan simpati dengan ungkapan singkat dan membagikan gambar lilin sebagai bentuk solidaritas. Tak sedikit pula dari netizen yang mencurahkan amarahnya dengan mengutuk para pelaku pemerkosa. Setidaknya ada 6.500 akun yang menyuarakan simpati dan dukungannya untuk Yuyun.

Tak hanya di Twitter, efek viral #NyalaUntukYuyun juga merembet ke media sosial Instagram yang melibatkan hampir 600 akun. Mayoritas netizen menuntut aparat hukum untuk menindak tegas para pelaku pemerkosaan. Banyak pula yang meminta tanggung jawab pemerintah dalam melindungi warga negaranya.

"#NyalaUntukYuyun #SahkanUUKebiri Kalau pemerintah tidak bisa melindungi warganya dari pemerkosaan, artinya pemerintah juga suka "memperkosa" rakyat," tulis akun ‏@RahmatArshavin1.

Rumah Faye, 'Senjata' untuk Perang Melawan Perdagangan Anak

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro