logo


Indonesia-Denmark Jalin Kerja Sama Pengembangan Sekolah Vokasi

Pemerintah Indonesia melalui Kemenristekdikti terus melakukan kerja sama dengan pemerintah Denmark. Salah satu kerja sama yang bakal dilakukan adalah mengenai pengembangan sekolah vokasional atau kejuruan.

3 Mei 2016 17:33 WIB

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir (kiri) berbincang dengan Dubes Denmark untuk Indonesia Casper Klynge (kanan).
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir (kiri) berbincang dengan Dubes Denmark untuk Indonesia Casper Klynge (kanan). Dok. Ristekdikti

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Indonesia melalui Kemenristekdikti terus melakukan kerja sama dengan pemerintah Denmark. Salah satu kerja sama yang bakal dilakukan adalah mengenai pengembangan sekolah vokasional atau kejuruan.

Memorandum of Understanding (MoU) yang akan diinisiasi itu diharapkan dapat meningkatkan standard kualitas pendidikan politeknik serta menciptakan pertukaran ilmu pengetahuan dan meningkatkan hubungan bilateral antar kedua negara. 

"Inisiasi kerja sama tersebut karena sistem pendidikan kejuruan di Indonesia hanya dilakukan secara umum dan kurang terspesialisasi. Denmark memiliki beberapa politeknik yang berspesialisasi dalam beberapa bidang seperti kesehatan dan maritim," ujar Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti, Patdono Suwignyo di Jakarta, Rabu (27/4).


UNS Gelar Workshop Literasi Informasi Beasiswa Taiwan

Selain kerja sama bidang pengembangan pendidikan, rencananya juga akan dilakukan kerja sama dalam sektor energi, terutamanya energi terbarukan (renewable energy). Energi angin merupakan salah satu bidang utama yang ingin digiatkan kerja sama antara Denmark dengan Indonesia, mengingat posisi geografis Indonesia yang strategis serta kebutuhan Indonesia akan ketahanan energi. Energi angin dinilai dapat menjadi salah satu sumber energi baru yang berkelanjutan serta efisien.

Rencana adanya kerja sama tersebut dilakukan sebagai hasil kunjungan Ratu Margarethe II pada tahun lalu ke Indonesia. 

Pada kunjungan Ratu Margarethe II itu, dilaksanakan penandatanganan 4 (empat) Memorandum of Understanding (MoU) yang menyepakati kerja sama dalam bidang maritim, budaya, energi dan transportasi. Pada kunjungan Dubes Denmark kali ini Menteri Nasir ditemani oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dikti Patdono Suwignyo, Staf Khusus Menteri Abdul Wahid Maktub dan Kepala Biro Kerja Sama dan KomunikasiPublik, Nada DS Marsudi. 

Pada kunjungan kehormatan tersebut Menteri Nasir menjelaskan peran struktur organisasi serta peran strategis Kemenristekdikti dalam pembangunan riset, teknologi serta menjelaskan 7 + 1 bidang fokus riset utama yang dilakoni oleh Indonesia. Bidang fokus tersebut diantaranya kemaritiman, infrastruktur dan transportasi, kesehatan dan obat-obatan, energi terbarukan (renewable energy), advanced materials (Nano-technology), pertahanan nasional, pangan dan ketahanan pangan, serta teknologi komunikasi informasi (ICT). 

Delegasi President University Raih Prestasi Gemilang di Ajang INCHALL 2017

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex