logo


Riset: Ini Bahaya Rokok Untuk Hewan Peliharaan

Hewan peliharaan dengan pemilik yang merokok memiliki resiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan, termasuk kanker hewan, kerusakan, dan kenaikan berat badan

2 Mei 2016 17:30 WIB

Terbukti anjing bisa tahan terhadap jumlah tertentu asap, namun, studi menunjukkan bahwa kucing \'lebih mudah terpengaruh\'.
Terbukti anjing bisa tahan terhadap jumlah tertentu asap, namun, studi menunjukkan bahwa kucing 'lebih mudah terpengaruh'. beritainternusa.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tahukah Anda bahwa bahaya rokok tidak hanya mengancam manusia, namun rokok juga punya dampak buruk bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Studi yang sedang dilaksanakan University of Glasgow menguji dampak menjadi 'perokok pasif' pada anjing dan kucing.

Dilansir dari News.com.au, hewan peliharaan dengan pemilik yang merokok memiliki resiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan, termasuk kanker hewan, kerusakan sel, dan kenaikan berat badan.


Unik, Tim Mahasiswa Ini Ciptakan Parfum dari Feses Domba!

"Pemilik hewan peliharaan tidak memikirkan dampak asap rokok pada hewan peliharaan mereka," ungkap Clare Knottenbelt, dosen onkologi dan medis hewan peliharaan.

"Penemuan ini menunjukkan bahwa paparan asap rokok di dalam rumah memiliki dampak langsung pada hewan peliharaan. Ada resiko terjadinya kerusakan sel, peningkatan berat tubuh setelah pengebirian, dan peningkatan resiko akan terjadinya kanker jenis tertentu," lanjutnya lagi.

Studi tersebut menunjukkan bahwa anjing lebih tahan terhadap asap pada jumlah tertentu daripada kucing. Kucing 'lebih mudah terpengaruh'.

Riset telah menemukan bahwa jika kucing memiliki akses ke luar ruangan, maka dampak asap rokok pada kucing lebih kecil.  Merokok jauh dari kucing mengurangi jumlah bahan kimia yang masuk ke tubuh mereka.

Diketahui juga, ketika si pemilik merokok kurang dari 10 kali sehari, tingkat nikotin juga menurun secara segnifikan, walau masih jauh lebih tinggi dibanding kucing yang tinggal di rumah tanpa perokok.

Pemeriksaan terhadap testikel anjing yang sudah dikebiri menemukan bahwa sebuah gen yang menjadi penanda kerusakan sel terbukti lebih tinggi jumlahnya pada anjing di rumah perokok.

Tak hanya itu, anjing yang tinggal dengan perokok juga mengalami kenaikan berat badan setelah sterilisasi.

 

Wow, Ternyata Anjing Dapat Mengendus Kanker Lho!

Halaman: 
Penulis : Riana