logo


MKD: Ruhut Bikin Gelisah, HAM Dibilang Hak Asasi Monyet

Pernyataan Ruhut dinilai tidak pantas sebagai anggota dewan

29 April 2016 12:53 WIB

Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Muhammad Syafii, menegaskan bahwa MKD akan segera memverifikasi laporan yang disampaikan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah terhadap Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul.

"Kalau verifikasi memutuskan untuk diproses, barulah MKD akan sidangkan kasus ini dan memanggil yang bersangkutan," ujar Syafii,  di DPR, Jakarta, Jumat (29/4). 

Sebelumnya, PP Pemuda Muhammadiyah melaporkan Ruhut atas dugaaan pelanggaran kode etik karena pernyataan saat rapat kerja dengan Kapolri, hari Rabu (20/4) lalu.


Luhut Ditunjuk Jadi Pimpinan PPKM Darurat, Ruhut Sebut PKS Cemburu

Syafii menilai, pernyataan Ruhut dalam rapat Komisi III DPR dengan Kapolri memang tidak pantas.

"Saya protes dan hampir semua di komisi III protes dengan pernyataan Ruhut itu. Kalimat itu tidak profesional dan membuat gelisah," ujar Ketua Panitia Khusus Revisi Undang-Undang Antiterorisme tersebut. 

Negara, sambung Syafii, memang harus berperang melawan terorisme. Namun, bukan berarti perang tersebut dilakukan dengan cara yang melanggar HAM.

"Cuma Ruhut yang mengatakan HAM itu hak asasi monyet," kata Politisi Partai Gerindra itu. 

 

 

Andi Arief: Ruhut Mau Mengkudeta Pak Moeldoko

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya