logo


Ini Catatan Romo Benny Soal Revolusi Mental

Berbicara revolusi mental, maka sepatutnya juga bicara soal habitat ataupun kebiasaan sehari-hari.

28 April 2016 16:11 WIB

Romo Benny saat menjadi pembicara dalam diskusi publik yang diadakan PPSN dengan tema \'Penerapan Konsep Revolusi Mental yang Telah Dicanangkan oleh Pemerintah Kabinet Kerja 2015-2019 Ditinjau dari Perspektif Agama\' di kantor PPSN, Jakarta, Kamis (28/4).
Romo Benny saat menjadi pembicara dalam diskusi publik yang diadakan PPSN dengan tema 'Penerapan Konsep Revolusi Mental yang Telah Dicanangkan oleh Pemerintah Kabinet Kerja 2015-2019 Ditinjau dari Perspektif Agama' di kantor PPSN, Jakarta, Kamis (28/4). JITUNEWS/Bayu Erlangga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) hari ini, Kamis 28 April 2016 menggelar diskusi publik dengan tema 'Penerapan Konsep Revolusi Mental yang Telah Dicanangkan oleh Pemerintah Kabinet Kerja 2015-2019 Ditinjau dari Perspektif Agama'. Dalam kesempatan istimewa tersebut hadir tokoh lintas agama yang didaulat sebagai nara sumber.

Diantaranya, yang menjadi pembicara ialah Prof. Dr. Azyumardi Azra, Romo Antonius Benny Susetyo, Dr. KH. Marsudi Syuhud.

Sebagai pembuka, Marsekal Madya (purn) Daryatmo sebagai Ketua PPSN sekaligus mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI berharap, diskusi yang dilakukan bisa menjawab tentang tantangan kehidupan berbangsa dan bernagara dari berbagai persolaan.


Menteri Puan: Semangat Kebangkitan Nasional Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

"Berharap bisa mengeksplorasi revolusi mental sesuai paradigma RPJMN 2015-2019 ditinjau dari perspektif kebenaran ajaran agama yang netral, kita bermimpi untuk mengalahkan kesombongan, keserakahan, kedurjanaan, korupsi, terorisme, radikalisme, penyalahgunaan kekuasaan, dan dari segala bentuk mafia," ucap Ketua PPSN Marsekal Madya (purn) Daryatmo.

Romo Antonius Benny Susetyo dalam acara tersebut menyampaikan, ketika berbicara revolusi mental, maka sudah sepatutnya juga berbicara soal habitat ataupun kebiasaan-kebiasaan kehidupan sehari-hari. Sehingga perubahan yang terjadi tetap sesuai ataupun sejalan dengan semangat kemajuan dan tuntutan revolusi.

"Perombakan cara berpikir, cara kerja, dan cara hidup agar selaras dengan semangat kemajuan dan tuntutan revolusi nasional," ucap Romo Benny dalam diskusi tersebut di kantor PPSN, Jakarta, Kamis (28/4).

Lebih lanjut, Romo benny menegaskan bahwa penting pula untuk menyadari tentan revolusi kesadaran. Yakni sebuah upaya perubahan yang mendasar yang menyangkut tentang kesadaran.

"Adanya revolusi kesadaran, yakni perubahan mendasar yang menyangkut kesadaran, cara berpikir, dan bertindak
sebuah bangsa besar. Revolusi mental dari sesuatu yang negatif menuju positif," ucapnya.

"Menjadi percaya diri dan sadar bahwa kita adalah bangsa besar dan bisa berbuat sesuatu yang besar. Visi revolusi mental ini begitu pentingnya mengingat beragam kegagalan kita sebagai bangsa, kerap dimulai dari mentalitas ini," tambahnya.

Wisatawan Asal Bogor Tenggelam di Sukabumi

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah