logo


Polisi Gagalkan Penyelundupan 14 Ton Bawang Ilegal

Penyelundupan dilakukan dengan menggunakan dua truk pengangkut

25 April 2016 09:57 WIB

Bawang merah.
Bawang merah. JITUNEWS/Johdan A.A.P

MEDAN, JITUNEWS.COM - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara berhasil mengagalkan penyelundupan 14 ton barang merah ilegal  pada Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

"Dari dua lokasi berhasil diamankan masing-masing tujuh ton bawang merah ilegal dengan dua truk pengangkut yang ikut diamankan," kata Kabud Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Helfi Assegaf, di Medan, Minggu (24/4). 

Helfi menambahkan, lokasi pertama di jalan lintas Sumatera di Simpang Sei Bejangkar, Kabupaten Barubara dengan penangkapan bawang merah yang diangkut dengan truk dengan nomor polisi BM 8889 EU.


Kementan: Tak Ada lagi Impor Benih Jagung

"Lokasi kedua di jalan lintas Sumatera di Desa Bunut, Kabupaten Asahan yang diangkut melalui truk dengan nomor polisi BM 9167 EU," ujar Helfi.

Masing-masing truk, sambung Helfi, mengangkut tujuh ton bawang merah ilegal sehingga seluruh barang bukti yang diamankan sebanyak 14 ton.

Dalam pemeriksaan petugas, supir truk dengan nomor BM 8889 EU itu mengaku akan membawa bawang merah tersebut ke Kota Pematangsiantar. 

"Satu supir truk dengan nomor polisi BM 9167 E,  mengaku akan membawa barang selundupan tersebut ke Kota Medan dengan penerima yang telah diketahui identitasnya," ujar Helfi. 

Polda Sumut, tambah Helfi, akan memperketat semua pelabuhan laut untuk mengantisipasi terjadinya penyelundupan. 

"Kerja keras jajaran Direktorat Reskrim Khusus Polda Sumut membuahkan hasil, dalam bulan ini sudah dua kasus (penyelundupan) dapat ditangkap," kata Helfi. 

|antara|

Periode Maret 2018: Harga Menguat, BK CPO Nol, BK Kakao 5%

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya