•  

logo


Soal Reklamasi, Ahok Sebut Nelayan Nggak Fair

Sebab, saat reklamasi-reklamasi lain yang dilakukan sebelumnya tidak pernah ada perlawanan dari para nelayan.

20 April 2016 13:11 WIB

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan, sikap nelayan yang menolak reklamasi di Teluk Jakarta tidak konsisten. Sebab, saat reklamasi-reklamasi lain yang dilakukan sebelumnya tidak pernah ada perlawanan dari para nelayan.

Ahok pun mencontohkan, seperti saat reklamasi Muara Angke, Pluit, Pantai Indah Kapuk dan Ancol dilakukan, tapi tidak ada pertentangan dari para nelayan.

"Sekarang nelayan tinggal teriak-teriak itu reklamasi, kamu gak fair. Muara Baru tempat kamu ngangkat (ikan) di pelabuhan Nizam Zachman, satu jalur dengan pantai Mutiara. Itu hasil dari mana pelabuhan Nizam Zachman? yang 5000-6000 nelayan naikin hasil tangkapan? reklamasi," ungkap Ahok kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/4) kemarin.


Ahok: Pulau N Izinnya Cukup Melalui Kementerian Perhubungan

Selain itu, Ahok juga menyebut, mayoritas nelayan di Jakarta bukanlah warga asli Jakarta. Menurutnya, mereka merupakan pendatang. Berdasarkan informasi yang didapatkan Ahok, nelayan kebanyakan berasal dari Indramayu dan Tegal.

"Sekarang nelayan ada berapa? nelayan juga lebih banyak pendatang kok, kamu lihat aja di Muara Baru, Muara Angke, Cakung drain, Cilincing, itu lebih banyak orang Indramayu, dari Tegal. Saya tidak mengatakan tidak ada nelayan, tapi porsinya berapa banyak?," katanya.

Ahok Sebut 'Manusia Perahu' Bermuatan Politik

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin