•  

logo


Temui Ahok, Pangkostrad Minta Dibangunkan Gedung Parkir

Ahok menambahkan rencananya gedung parkir itu akan dibangun tahun ini.

19 April 2016 20:55 WIB

Panglima Kostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dan Gubernur DKI Jakarta Ahok.
Panglima Kostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dan Gubernur DKI Jakarta Ahok. dok. tniad.mil.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kantor Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/4).

Ahok mengatakan dalam pertemuannya itu, Pangkostrad Edy meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun gedung parkir lantaran lahan parkir di kantornya tak cukup untuk memarkir kendaraan para anggotanya.

"Jadi kita tadi berbicara masalah parkiran. Di Kostrad itu parkirannya enggak cukup, pada parkir di luar kita jadi derek, sekarang kalau derek dia enggak cukup kuat juga. Bagaimana caranya ya harus bangunkan gedung parkir," kata Ahok usai menerima kunjungan Pangkostrad.


Bicara soal WNI Asli, Mantan Ketua MK Singgung Anies Baswedan dan Ahok

Ia mengaku tak berkeberatan membangun gedung parkir untuk para tentara itu asal gedung parkir itu juga dibuka untuk umum. Artinya, seluruh masyarakat diperbolehkan memarkir kendaraannya di gedung tersebut. Bekas Bupati Belitung itu menjelaskan untuk biayanya menggunakan dana kewajiban pengembang atau koefisien lantai bangun.

"Pemprov DKI yang bangunin, pakai tanah dia. Pemrpov enggak usah beli tapi gedung parkirnya boleh dipakai umum. Dananya pakai KLB. Kita cari saja siapa yang mau, namanya juga banyak duit," ungkapnya.

Ahok menambahkan rencananya gedung parkir itu akan dibangun tahun ini. Dia enggan menyebut besarnya anggaran yang akan digelontorkan Pemprov DKI untuk membangun gedung parkir itu.

"Biayanya enggak tahu tergantung desain, enggak masalah kita soal duit, yang penting fungsi," pungkasnya.

Pangkostrad Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Naik Pangkat Jadi Bintang 3

Halaman: 
Penulis : Yunisa Herawati, Syukron Fadillah