logo


NasDem: Studi Banding ke Inggris, MKD Harus Terbuka ke Publik

Diketahui sampai saat ini pimpinan dan anggota MKD belum ada yang mempublikasikan tentang rencana studi banding ke Inggris.

18 April 2016 13:36 WIB

Anggota komisi IX DPR RI Irma Suryani Caniago. (Ist)
Anggota komisi IX DPR RI Irma Suryani Caniago. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota komisi IX DPR RI Irma Suryani Caniago mendorong agar Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menyampaikan pada publik secara transparan terkait rencananya yang akan melakukan studi banding ke Inggris pada akhir April mendatang.

Diketahui sampai saat ini pimpinan dan anggota MKD belum ada yang mempublikasikan tentang rencana studi banding ke Inggris yang akan dilaksanakan pada akhir bulan april mendatang.

"Gampang saja, sampaikan apa tujuan kunjungan, siapa yang akan ditemui atau menerima. Lalu apa output yang akan diperoleh Indonesia atas kunjungan tersebut," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Senin (18/4).


Habib Rizieq Dikabarkan Akan Pulang, NasDem: Malah Bagus

Selain itu politisi Nasdem ini juga menyarankan agar Mahkmah Kehormatan Dewan (MKD) meninjau kembali rencananya yang akan melakukan studi banding ke Inggris. Pasalnya, selama ini studi banding sering kali tidak tepat sasaran dan hanya menghamburkan uang negara saja.

"Saya sih usulnya studi banding itu untuk hal-hal yang memang sangat penting dan harus sesuai dengan kebutuhan. Kedua, keluar negeri untuk pengawasan (TKI dan Haji) dan negaranya pun harus sesuai (negara dimana TKI kita banyak ditempatkan) seperti misalnya di Malaysia, Singapore, Arab Saudi, Korea, Taiwan dan Jepang," tuturnya.

Tak hanya itu, Irma juga menyinggung kebiasaan anggota DPR, termasuk anggota MKD, yang seringkali dalam melakukan studi banding tidak pernah menghasilkan apa-apa bagi masyarakat.

"Agendanya apa dulu? Kesana mau dapatin input apa? Lalu apa outputnya untuk Indonesia? Sekarang ini yang terjadi justru studi banding tapi negara tujuan tidak tepat sasaran, enggak mungkinkan pengawasan TKI kita pergi ke Eropa," pungkasnya.

China Tuding Menlu AS Provokasi RI, NasDem: AS Memang Terlihat Benar Memprovokasi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah