logo


Pilot Pesawat Tempur Legendaris Bronco Reuni di Jakarta

Pesawat tempur Bronco paling kenyang pengalaman tempur di Indonesia

13 April 2016 20:35 WIB

Pesawat tempur taktis The OV-10 Bronco. (net)
Pesawat tempur taktis The OV-10 Bronco. (net)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Akhirnya, paguyuban pilot pesawat tempur legendaris OV-10F Bronco, bisa berkumpul. Pertemuan pertama yang digelar atas prakarsa Indroyono Soesilo (putra Soesilo Soedarman) ini, berlangsung di Jakarta, Rabu (12/4) pagi tadi.

“Organisasi resmi memang belum, tapi paguyuban ini ada,” kata Marsdya (Purn) Wresniwiro, Ketua Paguyuban OV-10F Bronco, Indonesia. Wresniwiro mengaku bangga jadi penerbang OV-10F yang didewasakan di medan tempur dalam Operasi Mandala. “Kami ini penerbang yang bau asap mesiu,” katanya seperti dikutip Angkasa.co.id, Rabu (13/4/16).

Pesawat tempur Bronco produksi Amerika Serikat (AS) ini memang paling kenyang pengalaman tempur di Indonesia. Hampir tidak ada operasi keamanan dalam negeri tanpa kehadiran pesawat ini, mulai dari Operasi Seroja, Operasi Tumpas, Operasi Halilintar, Operasi Guruh dan Petir, Operasi Kikis Kilat, Operasi Tuntas, Operasi Halau, Operasi Rencong Terbang, dan Operasi Oscar.

Pada bulan pertama kedatangannya, September 1976, Bronco langsung ditugaskan ke Timor Timur sebagai bantuan tembakan udara (BTU). “Sehari bisa tiga-empat sorti BTU, terbang dari Kupang,” kata Wresniwiro.

Dalam silaturahim pertama Paguyuban Bronco tersebut, tampak hadir Marsda (Purn) Kusnadi Kardi, Marsda TNI Agus Munandar, Marsekal (Purn) Rilo Pambudi, juga  Marsekal (Purn) Chappy Hakim.

Chappy yang veteran penerbang C-130 Hercules ini menyebut OV-10F Bronco sebagai pesawat yang disegani lawan. “Peran OV-10 sangat menentukan pada titik tertentu dan menjadi ukiran emas dalam sejarah,” katanya.

Sebelum ini, Utusan Menteri Perhubungan untuk ICAO (International Civil Aviation Organization), Indroyono Soesilo berkunjung ke Museum OV-!0 Bronco di Fort Worth, AS, sekaligus memperkenalkan paguyuban Bronco Indonesia.

Perkenalan ini disambut hangat oleh Jim Hodgson, Ketua OV-10 Bronco Association, yang kemudian mengabadikan nama-nama pilot Bronco Indonesia ke Museum Bronco di Amerika Serikat.

Bantu Korban Gempa, Tagana Asmat Terjun ke Palu

Halaman: 
Penulis : Dwi Setyo Irawanto