logo


Inovasi Jitu Pengawet Makanan dari Ampas Tebu, Seperti Apa?

Pengawet ampas tebu ini sifatnya melapisi buah agar tidak terjadi oksidasi. Hasilnya, produk yang dilapisi lebih tahan lama

13 April 2016 09:54 WIB

Ampas tebu. (foto: suara.com)
Ampas tebu. (foto: suara.com)

MALANG, JITUNEWS.COM –  Inovasi jitu pengawet makanan telah hadir. Bahannya sendiri terbilang tak biasa, yakni ampas tebu. Penemuan ini lahir dari tangan para peneliti muda Universitas Brawijaya (UB). Pengawet makanan yang diberi nama Bagasse Edible Coating ini diklaim dapat digunakan untuk sayuran, buah, dan daging.

Menurut salah satu pencipta Baggasse Edible Coating, Rhezaldian Eka Darmawan, ide penemuan terinspirasi dari proses pengiriman buah ekspor impor yang memakan waktu lama. Akibatnya, banyak buah yang busuk dan mengering sehingga petani lokal banyak mengalami kerugian. 

Selain itu, saat ini beberapa buah impor kulitnya dilapisi oleh wax atau lilin yang bertujuan menghambat proses pembusukan. Namun, berdasarkan keterangan Rheza, zat ini berbahaya sehingga harus dicuci sebelum dimakan.


Tim Pengawalan SPIP Dukung Tercapainya UPSUS SIWAB

“Pengawet ampas tebu ini sifatnya melapisi buah agar tidak terjadi oksidasi. Hasilnya, produk yang dilapisi lebih tahan lama. Selain itu, bahan ini aman karena terbuat dari bahan food grade. Jadi langsung bisa dimakan dan tidak perlu dicuci,” kata Rheza, seperti dikutip dari laman Republika

Rheza mengaku, produk karyanya ini telah diujicobakan pada buah apel. Dari hasil pengujian, apel utuh dengan kulit bisa bertahan hingga 75 hari. Namun bila dikupas, hanya bisa tahan hingga 5 hari. 

Dikatakan Rheza, produk ini merupakan pengembangan alternatif dari produk-produk pengawet serupa yang telah dikembangkan oleh timnya. Sebelumnya, Rheza dan kawan-kawannya telah mengembangkan pengawet buah dari susu sisa dan polisakarida. Masing-masing produk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

 

Inovasi Jitu Awetkan Cabai Hingga 6 Bulan

Halaman: 
Penulis : Riana