logo


Anggrek Hitam, Si Cantik Asli Kalimantan

Dari sekian banyak jenis anggrek, anggrek hitam menjadi spesies terunik

28 Oktober 2014 09:13 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JITUNEWS.com-Tanaman Anggrek hingga kini masih menjadi buruan banyak kolektor. Seperti diketahui, tanaman Anggrek memiliki beragam jenis, seperti Anggrek Bulan, Anggrek Vanda, Phalaenopsis Schilleriana, Anggrek Dendrobium, hingga Anggrek Macan. Semua jenis Anggrek tersebut memiliki keistimewaan masing-masing, mulai dari bentuk, warna, hingga dari segi ukuran.

Namun, dari sekian banyak jenis Anggrek yang ada, Anggrek Hitam menjadi spesies terunik dan di habitat aslinya, tanaman beranam latin Coelogyne Pandurata ini menjadi salah satu tanaman hias yang setiap tahun jumlahnya mengalami penurunan. Karena lumayan langka, membuat penggemar tanaman ini rela merogoh kocek yang tidak sedikit hanya untuk membawanya ke rumah.

Bila diamati secara seksama, Anggrek yang masuk ke dalam golongan simpodial dengan bentuk bulb ini membentuk rumpun, dimana tiap satuan tanaman saling terhubung dengan akar tinggal (rhizome). Bagian pangkalnya memiliki umbi yang berbentuk bulat telur agak pipih, dengan dua helai daun berbentuk elips yang menjulang ke atas.


Tips Merawat Katsuba, 'Si Merah Pembawa Hoki'

Bunga-bunganya pun tersusun rapi pada satu rangkaian tandan dengan panjang 15-40 cm serta lebar 10 cm yang menjuntai ke bawah. Kelopak bunganya berbentuk lanset, lancip dengan warna hijau muda yang berukuran panjang 5–6 cm dan lebar 2-3 cm. Bentuk mahkota bunganya juga lancip berwarna hijau muda, dimana pada bagian tengahnya terdapat lidah bunga (labellum) berwarna hitam yang menawan. Tidak sampai di situ, tanaman ini juga memiliki lidah bunga yang berbentuk seperti biola yang bertekstur. So beautifull!

Dari segi daun juga, Anggrek Hitam menyerupai daun palem, sementara bunganya mirip dengan bunga Kenanga. Tidak seperti namanya, seluruh bagian Anggrek Hitam tidak selalu berwarna hitam. Pada bagian kelopak dan mahkotanya didominasi oleh warna hijau kekuningan. Sedangkan bagian bibir bunga, berwarna hitam yang bagian dalamnya terdapat bintik-bintik warna hitam yang dikolaborasikan dengan garis-garis hitam juga. Perpaduan bintik-bintik hitam tersebut, bahkan terlihat bak ornamen khas Kalimantan. Keindahan itu pun membuat Anggrek Hitam dinobatkan sebagai maskot flora dari Kalimantan Timur.

Lebih lanjut Anggrek Hitam berkembang biak dengan biji, dengan masa berbunga yang jatuh pada akhir tahun, sekitar bulan Oktober hingga Desember. Namun, untuk mengembangbiakan Anggrek Hitam dengan cara sendiri, dapat dilakukan dengan secara vegetatif dan generatif. Pengembangbiakan vegetatif dilakukan dengan cara memisahkan anakan. Sedangkan pengembangbiakan generatif dilakukan di laboraturium. Kelebihan lain yang dimiliki oleh Anggrek Hitam adalah bila dihirup dari dekat, Anggrek Hitam akan mengeluarkan aroma wangi yang sangat khas.

Karena sudah cukup langka, Anggrek Hitam ini masih dapat dijumpai dengan mudah di kawasan Cagar Alam Padang Luway-Kalimantan Timur. Umumnya, jenis Anggrek yang menjadi maskot flora Kalimantan Timur ini, dapat tumbuh di dataran rendah yang teduh serta memiliki tingkat kelembapan tinggi. Sebagai tumbuhan epifit, Anggrek Hitam hidup menempel pada batang kayu atau pohon. Dan beberapa diantaranya, tumbuh di lantai hutan pada batang kayu yang sudah patah. 

10 Tanaman Hias Langka di Dunia

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah