logo


Jazuli Juwaini Tegaskan Tidak Ada Istilah Bersih-bersih di Fraksi PKS

Perombakan rekomposisi yang dilakukan PKS hanyalah rolling susunan anggota biasa.

11 April 2016 19:10 WIB

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. (Ist)
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PKS, Mahfudz Siddiq harus merelakan untuk meninggalkan kursinya sebagai Ketua Komisi I DPR RI karena posisinya sudah digantikan oleh Abdul Haris Al Ashari yang juga menjabat sebagai Kepoksi PKS di Komisi I DPR RI.

"Untuk Komisi IV DPR, Andi Akmal Fasludin sebagai anggota Banggar merangkap kapoksi. Saaludin Hermanto dan Mahfud Siddik sebagai anggota," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini saat mengumumkan reposisi anggota Fraksi PKS di DPR RI, Senin (11/4).

Saat disinggung soal pergantian Mahfudz Siddiq sebagai Ketua Komisi I DPR RI, Jazuli mengatakan, "Mahfudz adalah anggota fraksi terbaik yang sukses membangun komunikasi dengan mitra-mitranya secara baik, bahkan dia (Mahfudz Siddiq) dengan Menlu berhasil mendorong membuka konjen kehormatan di Ramalah."


PKS-Demokrat Sambangi NasDem, Pakar: Lawan Hegemoni Kubu Pemerintah

"Karena itu roling di PKS tidak ada punishmen tetapi lebih kepada mentransfer knowled dan pengalaman dari satu komisi ke komisi yang lain, namun kalau fraksi memadang mahfud lebih dibutuhkan di Komisi I bisa saja dipindahkan lagi, bisa saja Dunia ini kan berubah," tambahya.

Jazuli menampik kalau perombakan rekomposisi susunan anggota di DPR tersebut adalah bentuk bersih-bersih loyalitas Anis Matta, menurutnya perombakan rekomposisi ini hanya rolling susunan anggota biasa.

"Tidak ada bersih-bersih, yang perlu dibersihkan itu masjid, mushola dan alat tempat solat ataau kalau  yang ada bocor-bocor baru dibersihkan. Di PKS tidak ada bersih-bersih," pungkasnya.

PDIP Ogah Koalisi dengan PKS dan Demokrat, Ferdinand: Sikap Ini Jadi Vaksin yang Binasakan Virus Politik

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah