logo


Langkah Jitu Membuat Terrarium ala Koko Setiawan

Adapun tanaman yang baik digunakan untuk terrarium ialah jenis secculent (kaktus) dan moss (lumut) dimana kedua jenis tanaman tersebut memiliki pertumbuhan yang lambat

11 April 2016 15:07 WIB

Terrarium merupakan tanaman hias dalam suatu wadah bening yang dalam penyajiannya bisa dibentuk secara tematik sesuai kreativitas. (Jitunews/Aditya Kurniawan)
Terrarium merupakan tanaman hias dalam suatu wadah bening yang dalam penyajiannya bisa dibentuk secara tematik sesuai kreativitas. (Jitunews/Aditya Kurniawan)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Makin terkenalnya produk terrarium buatan Koko Setiawan, membuat namanya makin santer terdengar di dunia tanaman hias. Ia pun tak segan membagikan ilmunya kepada sipa pun yang ingin membuat sebuah terrarium. Terrarium merupakan tanaman hias dalam suatu wadah bening yang dalam penyajiannya bisa dibentuk secara tematik sesuai kreativitas.

Koko berujar,karena terrarium bersifat tanaman hias papan atas, media tanamnya pun sedikit berbeda dengan model tanaman hias konvensional. Guna tumbuhan yang ada di dalam terrarium dapat hidup dan tetap sehat, Koko menyarankan menggunakan tanah khusus untuk tanaman hias yang sudah steril dan tidak mengandung cacing.

“Kalau tanahnya bisa didapatkan di penjual tanamah hias, soalnya terrarium nggak bisa asal pakai tanah. Apalagi tanah untuk berkebun,” tutur Koko saat ditemui JITUNEWS.COM beberapa waktu lalu.


Out of The Box, Yuk Buat Taman dari Dasi Bekas!

Kata Koko, untuk lapisan paling bawah, media tanam yang digunakan ialah pasir putih, lalu tiban dengan batu kerikil sebagai lapisan kedua. Koko berujar kegunaan batu kerikil sendiri adalah sebagai sistem drainase air, sehingga air akan tetap mengendap di bawah tanpa harus bersentuhan dengan akar atau tanah secara langsung.

“Kalau di pot itu kan dibolongin di bagian bawahnya supaya air bisa jatuh, nah kalau di terrarium pakai batu kerikil biar air tetap di bawah,” ujar Koko yang kini juga tengah disibukan dengan tugas akhirnya demi menyabet gelar S1 Desain Produk di Universitas Mercubuana.

Lanjut Koko, untuk lapisan ketiga, berikan batu kerikil kembali dengan ukuran yang lebih kecil lalu tutupi dengan arang aktif sebagai lapisan ke empat.

Menurut Koko, penggunaan arang aktif sangat manjur untuk menyehatkan dan menghilangkan bau pada tanah. Di lapisan kelima, berikan spaghnum moss (lumut kering) yang berfungsi sebagai media penyimpan air dimana posisinya persis berada dibawah lapisan paling teratas yakni tanah.

“Jadi kalau tidak disemprot dalam waktu lama, terrarium tidak mati karena spaghnum moss dapat menyedot air dari air yang berada dibawah kerikil,” kata koko.

Koko mengatakan komposisi atau ketebalan dari masing-masing unsur ialah 1cm – 2cm tergantung dengan besar kecilnya wadah. Sedangkan untuk ketebalan tanah harus disesuaikan dengan panjang akar tanaman. 

Adapun tanaman yang baik digunakan untuk terrarium ialah jenis secculent (kaktus) dan moss (lumut) dimana kedua jenis tanaman tersebut memiliki pertumbuhan yang lambat, sehingga sesuai dengan terrarium yang mengonsep taman mini.

Ini Tips Jitu Belanja Buah Via Online

Halaman: 
Penulis : Aditya Kurniawan, Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex