logo


Menteri ESDM Beri Sinyal Penghapusan Subsidi Solar Masuk APBN-P

'Kita secara bertahap ingin menyelesaikan masalah subsidi, ada opsi meninjau kembali subsidi'

11 April 2016 11:59 WIB

Menteri ESDM Sudirman Said. (Foto: Jitunews/Latiko A.D)
Menteri ESDM Sudirman Said. (Foto: Jitunews/Latiko A.D)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, memberikan sinyal bahwa penghapusan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar akan masuk di Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016.

Sudirman mengaku, beberapa pengamat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memang telah mengusulkan wacana tersebut melalui diskusi publik, mengingat tren harga minyak dunia yang masih rendah.

"Kita secara bertahap ingin menyelesaikan masalah subsidi, ada opsi meninjau kembali subsidi. Melalui public dialogue, beberapa pengamat maupun anggota DPR membuka kemungkinan mumpung harga minyak lagi rendah," ungkap Sudirman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/4).


Pemerintah Berencana Naikkan Tarif Listrik Hingga 140%

Dirinya menegaskan, Pemerintah memang belum mengambil keputusan akan mencabut subsidi Solar, namun usulan tersebut akan tetap diajukan kepada Komisi VII DPR, agar selanjutnya bisa dimasukan dalam APBN-P.

"Mengenai prosesnya kan harus lewat APBN-P. Jadi kita tidak bisa mengatakan Pemerintah akan mencabut, kita mungkin akan mengusulkan, nanti tergantung komisi VII DPR bagaimana," katanya.

Lebih lanjut, Sudirman menjamin, subsidi untuk Solar yang rencananya akan dicabut tidak akan semata-mata dicabut begitu saja, tapi akan dialihkan untuk mendanai sejumlah proyek pembangunan infrastruktur.

"Rencana cabut subsidi Solar itu nanti akan dialihkan untuk pembangunan apa sebetulnya. Jadi tidak persis (dicabut) begitu," ujar Sudirman.

Ini Harapan Menteri ESDM Usai Melantik Kepala BPMA

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin