logo


Pilgub DKI, Yusril Blunder Minta Dukungan Djan Faridz

Yusril telah menutup dirinya sendiri dari dukungan mayoritas struktur PPP di seluruh Indonesia dan DKI pada khususnya.

10 April 2016 09:50 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Langkah Yusril Ihza Mahendra yang bergerilya mencari  dukungan demi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta ke rumah Djan Faridz adalah sebuah kekeliruan. Padahal diwaktu yang bersamaan Partai Persatuan Pembangunan justru sedang melaksanakan muktamar islah dan menetapkan Romahurmuziy sebagai ketua umum.

"Yusril blunder. Dia telah menutup dirinya sendiri dari dukungan mayoritas mutlak struktur PPP di seluruh Indonesia pada umumnya dan DKI pada khususnya," ucap juru bicara PPP sekaligus Anggota Komisi III DPR RI Arsul kepada media, Minggu (10/4).

Arsul menegaskan bahwa kepengurusan hasil dari Muktamar PPP di Asrama Haji, Pondok Gede yang berlangsung 8-10 April adalah yang diakui oleh negara. Mengingat muktamar tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.


PKS Sebut Jokowi Wariskan Utang Negara, PPP: Jangan Disalahartikan

"Yusril tampaknya tidak tahu bahwa secara struktural maupun akar rumput dan kultural tidak berada di belakang Djan Faridz, sehingga pemihakannya kepada Djan Faridz menunjukkan ketidakpekaannya sebagai politisi," ucap Arsul.

Menteri Bahlil Klaim Pengusaha Ingin Pilpres Diundur, PPP Minta Fokus Ekonomi Saja Bukan Politik

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah