logo


Lidah Mertua, Serap Polutan Paling Tinggi

Salah satu tanaman hias yang dapat menyerap polutan paling banyak adalah Sansevieria

27 Oktober 2014 13:57 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM  - Pencemaran udara, bukanlah hal baru bagi masyarakat, terutama yang tinggal di perkotaan. Masyarakat kota, umumnya pergi ke pedesaan untuk memperoleh kesejukan udara. Namun bagaimana kualitas udara dalam ruangan ? Ruangan rumah, sekolah, ataupun kantor ternyata belum tentu aman dari polusi. Bila di luar ruangan ada asap kendaraan bermotor, pabrik dan gunungan sampah, di dalam ruangan polusi udara disebabkan oleh asap rokok, pembakaran peralatan rumah tangga, hingga radiasi dari berbagai peralatan elektronik. Tiap polutan tersebut tentunya menimbulkan resiko bagi kesehatan manusia.

Untuk mengatasi polusi udara di dalam ruangan, penggunaan tanaman hias menjadi salah satu solusinya. Selain bermanfaat untuk mempercantik ruangan, tanaman hias juga berfungsi sebagai penyaring polutan. Dan salah satu tanaman hias yang dapat menyerap polutan paling banyak adalah Sansevieria atau yang biasa disebut Lidah Mertua. Kerap disebut sebagai Lidah Mertua karena memiliki tekstur yang  keras dan tajam bak lidah mertua.  

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Sanseviera mengandung bahan aktif pregnan glikosid yang berfungsi mengurai polutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino. Dengan demikian, polutan tersebut tak lagi berbahaya bagi manusia. Selain itu, diketahui pula bahwa, Lidah Mertua juga mampu menyerap radiasi dari berbagai peralatan elektronika yang ada di dalam ruangan. Walhasil, radiasi yang berasal dari alat elektronik tidak lagi berbahaya bagi kesehatan penghuni ruangan.

Bahkan di Jepang, Sanseviera diletakkan ke dalam ruangan untuk menghilangkan berbagai macam bau perabotan rumah di ruangan. Hal tersebut dikarenakan Sanseviera memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene. Tidak hanya itu, keistimewaan lain dari tanaman hias ini adalah mampu mengeluarkan oksigen selama 24 jam penuh. Sehingga menjadi satu-satunya flora yang aman berada di dalam ruangan, seperti ruang tidur.

Bila dipelajari lebih dalam, Sansevieria atau Lidah Mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah. Hal tersebut karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Tanaman hias yang berasal dari Afrika Timur dan negara-negara beriklim tropis ini, secara fisik memiliki daun yang keras, sukulen (tanaman yang biasa hidup di daerah tandus), tegak, dan bagian ujung yang meruncing.


Tanaman Tin, Si Buah Surga yang Mudah Dirawat

Sedangkan untuk warna, Sansevieria memiliki warna yang beragam, mulai dari hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, hingga warna kombinasi putih kuning ataupun hijau kuning. Selain itu, motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helaian daunnya juga bervariasi. Ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag.

Jika ditinjau berdasarkan jenisnya, Sansevieria terbagi menjadi dua jenis yakni Sansevieria keturunan asli dan Sansevieria hasil persilangan/hibridasi yang biasa disebut dengan jenis Sansevieria hibrid. Selain itu, Sansevieria juga dibagi ke dalam dua kelompok. Yakni Sansevieria yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50-75 cm dan Sansevieria jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3-6 cm.

 

7 Tips Sukses Berkebun Bunga bagi Pemula

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah