logo


Buka IIMS 2016, Wapres JK Dorong Produksi Mobil di Dalam Negeri

Bekas Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan transportasi merupakan kebutuhan dasar setiap manusia.

7 April 2016 11:38 WIB

Pembukaan IIMS 2016. (twitter)
Pembukaan IIMS 2016. (twitter)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mendorong para industri banyak memproduksi mobil di dalam negeri. Agar pajak yang dalam negeri lebih tinggi sehingga banyak keuntungan yang diterima pemerintah dari hasil produksi tersebut.

"Kita bangga sekarang lebih berkembang industri komponen lebih berkembang maka pendapatan harus lebih tinggi. Pameran Indonesia International Motor Show ini bukan hanya untuk gaya tapi mendorong masyarakat mendorong mencintai produk sendiri agar mendorong perekonomian," kata JK dalam pembukaan IIMS, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/4).

Bekas Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan transportasi merupakan kebutuhan dasar setiap manusia sama seperti halnya teknologi. Oleh karena itu industri mobil juga dituntut harus berinovasi. Dia melihat industri mobil yang ada saat ini mulai berinovasi hal tersebut melihat banyaknya model baru yang dikeluarkan tiap industri mobil.


Persiapkan Indonesia Menjadi Negara Maju, Jokowi Bangun Manusia Tangguh

"Dalam pameran ini menimbulkan banyak inovasi yang baik. Agar industri berkembang dengan baik. Perkembangan teknologi tidak mungkin juga kita hindari. Di sinilah customer punya pilihan harga, teknologi, service dan stylish," paparnya.

Dia menegaska melihat kondisi yang ada, terdapat rasa optimis dan harapan perindustrian di Indonesia berjalan dengan baik. Seperti di banyak negara pada umumnya, indikator bergeraknya perekonomian suatu bangsa adalah bergeraknya tinggi dan rendahnya penjualan di bidang industri maupun properti

"Penjualan mobil ditentukan kemampuan pemerintah membangun infrastuktur. Kalau pemerintah enggak mampu maka engga bisa bergerak ekonomi kita," pungkasnya.

Angka Pengangguran dan Kemiskinan Menurun, Pemerintah Ambil Langkah Wujudkan Indonesia Pemenang

Halaman: 
Penulis : Yunisa Herawati, Syukron Fadillah