logo


Listrik Padam, Pemuda Nias Demo di Kantor Ditjen Kelistrikan ESDM

'Kami meminta dan mendesak Pemerintah dan pihak terkait untuk mengatasi masalah Iistrik di Nias'

6 April 2016 13:25 WIB

Forum Pemuda Peduli Nias berdemonstrasi di kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (Dokumentasi Jitunews/Citra)
Forum Pemuda Peduli Nias berdemonstrasi di kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (Dokumentasi Jitunews/Citra)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemutusan dan pemadaman listrik yang terjadi di Nias, Sumatera Utara, sejak 1 April 2016 lalu hingga kini, direspon keras oleh Forum Pemuda Peduli Nias se-Jabodetabek dengan melakukan demonstrasi di Depan Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dalam orasinya, puluhan orang anggota forum pemuda tersebut mendesak, agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta pihak terkait untuk segera mengambil kebijakan khusus dalam memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Nias.

"Kami meminta dan mendesak Pemerintah Pusat dan Daerah, PLN Pusat dan pihak terkait untuk mengatasi masalah Iistrik di Pulau Nias dalam waktu 1X24 Jam," ungkap salah satu perwakilan Forum Pemuda Peduli Nias, Bruno Adolf Richard Telaumbanua, Jakarta, Rabu (6/4).


Pemadaman Listrik, Beberapa SPBU di Jakarta Ditutup Lebih Awal

Terlepas dari alasan-alasan yang disampaikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Tbk Cabang Nias atas pemadaman listrik yang berkepanjangan, Adolf mengaku, bagi masyarakat Nias yang paling penting adalah solusinya untuk segera memenuhi kebutuhan listrik.

"PLN harus mengganti kerugian materiil dan immaterill masyarakat atas pemadaman Iistrik selama ini dan kami meminta penegak hukum dan pihak Iain untuk segera menyeret mafia PLN ke pengadilan," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi masih terus berlangsung. Sementara sebagian perwakilan kelompok diterima masuk untuk menemui Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, atau perwakilannya untuk bernegosiasi lebih lanjut.

Dirut PLN ke Jokowi: Mohon Maaf Pak Prosesnya Lambat

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin