logo


Tips Merawat Tanaman Hias Gantung

Tanaman merambat Geranium dan Petunia merupakan jenis yang cocok dijadikan tanaman hias gantung

27 Oktober 2014 12:59 WIB

Istimewa
Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Bagi Anda yang tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk membuat taman, tentu menggunakan tanaman hias gantung bisa menjadi alternatif pilihan. Selain tidak banyak memakan lahan, tanaman hias gantung juga mampu membuat suasana rumah menjadi asri dan terlihat lebih cantik. Bagi Anda yang berminat menggunakan tanaman hias gantung sebagai dekorasi ruangan, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa tips berikut:

1.Ketahui dulu jenis tanaman
Pada dasarnya, tanaman apapun dapat ditanam dalam pot gantung. Misalnya bunga Ivy, Ririh Gading, Sirih Putih, Tapak Dara Putih atau Merah, bunga Lipstik, Anggrek, Kaktus dan Pakis. Akan tetapi, tanaman merambat seperti Geranium dan Petunia merupakan jenis yang paling cocok untuk dijadikan tanaman hias gantung karena daunnya akan tumbuh menutupi pot sehingga tampak lebih indah.

2. Sesuaikan sinar matahari
Kaktus dan bunga Lipstik merupakan tanaman yang membutuhkan sinar matahari langsung dan tidak akan tumbuh maksimal jika diletakkan pada tempat yang teduh. Akan tetapi tidak semua tanaman hias gantung membutuhkan sinar matahari. Jika tanaman hias tampak kering dan layu, segera pindahkan ke tempat yang lebih teduh dan terlindungi.

3. Pilih pot yang sesuai
Pot berbahan dasar plastik adalah jenis yang paling banyak dipilih karena ringan dan praktis. Selain itu, pot tanah liat juga dapat digunakan. Sebabnya, pot tanah liat lebih baik dalam menjaga kelembapan tanah tempat tanaman hias tumbuh. Hanya saja, pot yang terbuat dari tanah liat lebih mudah pecah dan berlumut.

4. Pemilihan tali gantung
Tali gantung untuk pot tanaman hias banyak dijual di pasar dan juga toko bunga. Pilihlah tali yang kuat dan mampu menahan berat dari tanaman hias beserta potnya. Hindari menggantung pot dengan tali atau kawat yang dibuat sendiri. Selain kurang enak dipandang, tali dan kawat tersebut juga kurang kuat menahan berat pot tanaman hias.

5. Penyiraman yang tepat
Tanaman hias gantung seringkali dianggap merepotkan karena terus meneteskan air setelah selesai disiram. Untuk menghindarinya, pilih pot yang memiliki piring penadah di bawahnya. Selain itu siram tanaman hias gantung secara perlahan menggunakan selang panjang atau semprotan.

6. Pemupukan teratur
Agar tanaman hias tumbuh dengan subur, berikan pupuk setiap dua bulan sekali. Perhatikan juga daun-daun yang layu atau mengering. Daun yang layu atau mengering bisa dipangkas.

 

 


Tips Merawat Katsuba, 'Si Merah Pembawa Hoki'

10 Tanaman Hias Langka di Dunia

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah