logo


1.000 Nelayan Dayung di Sumbar Masih Tunggu Bantuan Pemerintah

Mereka menunggu bantuan pemerintah berupa mesin tempel untuk kapal

6 April 2016 13:26 WIB


PADANG, JITUNEWS.COM- Sebenarnya, banyak hal yang menjadi harapan nelayan terhadap pemerintah. Hal ini mengingat, perikanan menjadi salah satu penunjang perekonomian di Indonesia.

Persoalan harapan nelayan ke pemerintah itu, diakui oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat (Sumbar), Yosmeri, memang ada, dan hingga saat ini pun harapan nelayan tentang kebutuhan peralatan, kesejahteraan, serta menuntaskan nelayan perahu dayung menjadi nelayan yang menggunakan mesin tempel, belum terwujud.

"Sebenarnya, target kita akhir tahun 2015 lalu, semua nelayan dayung kita bebaskan, cuma dikarenakan bantuan hibah ke masyarakat dibatasi dan dievaluasi Kemendagri, target kita itu belum bisa kita penuhi," ujar Yosmeri, Rabu (6/4), di Padang.


Diplomasi Kopi Presiden Jokowi

Yosmeri pun menegaskan, di tahun ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan tuntasnya persoalan nelayan dayung itu. "Ada sekitar 1000-an nelayan kita masih berdayung ke laut, dan ini jadi target kita ke depan untuk menuntaskannya," katanya.

Meski demikian, Yosmeri mengakui bahwa sudah ada sebagian nelayan yang mendapatkan mesin tempel. "Sekarang mereka sudah bisa berpenghasilan Rp 150.000-350.000 per hari, setelah pakai mesin," jelasnya.

Yosmeri menyebut, selama ini pemerintah telah memberi bantuan berupa mesin tempel, alat tangkap, sarana pengolahan, dan budidaya ikan, serta sarana pemasaran. 

Jokowi Resmikan Proyek Keramba Jaring Apung Lepas Pantai di Pangandaran

Halaman: 
Penulis : Muhammad Noli Hendra (KR), Christophorus Aji Saputro