logo


Rayu Parpol, Gerindra: Ini Jurus Mabuk Ahok

Pasalnya, Ahok sudah kehilangan akal dan merasa kesulitan untuk mengumpulkan ktp.

29 Maret 2016 06:47 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (IST)
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (IST)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Fajar Sidik mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah mulai kehilangan akal dan kesulitan mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Jakarta.

Oleh karena itu, menurut Fajar, langkah mendekat partai politik (parpol) pun kini dilakukan oleh Ahok. Fajar menyebut, langkah ini sebagai jurus mabuk dari Ahok.

"Ahok kini pakai jurus mabuknya alias berlagak gila. Karena susahnya mencari KTP dengan pernyataan dan tanda tangan di atas materai.


Serukan Kepung DPR dan Istana, Gerindra: Mempermudah Mereka Rampok Uang Negara.....

Ingat masyarakat kita tidak buta dan mati rasa dengan perilaku Ahok yang terus dengan gaya dan triknya semau gue," ungkap Fajar kepada wartawan, Jakarta, Senin (28/3) kemarin.

Fajar mengatakan, ada perjanjian-perjanjian terselubung antara Ahok dengan parpol yang sudah menyatakan dukungannya terhadap calon petahana tersebut. Pasalnya, Fajar melanjutkan, tidak ada yang gratis dalam dukungan perebutan jabatan.

"Kalaupun ada partai, pasti ada bargaining (tawar menawar) di antara mereka. Mustahil kalau tidak ada kontrak politik di dalamnya. Kecuali lewat penjaringan pastinya ada tahapan serta musyawarah pimpinan partai sampai survei di tingkat bawah mengenai cagub tersebut," jelasnya.

Kendati demikian, Fajar meyakini, kalau dua partai yang mendukung Ahok bukan dari akar rumput kader partai itu, melainkan dari para elitenya. "Saya yakin dia mempunyai gerbong tapi tidak ada penumpangnya. Karena arus bawah yang memilih bukan petinggi partai," tutup Fajar.

Pastikan Sandi Akan Kembali Masuk ke Gerindra, Fadli Zon: Supaya Tak Confuse dan Bisa Leluasa

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin