logo


Cara Mudah Atasi Tetelo Pada Ayam dengan Daun Pepaya

Penyakit tetelo disebabkan oleh virus paramyxo dan muncul pertama kali di New Castle Inggris 1926

24 Oktober 2014 10:48 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

Pertanyaan : Saya sekarang sedang memelihara unggas ayam. Belum lama ini ayam peliharaan saya ada beberapa ekor yang terkena penyakit tetelo. Bagaimana solusinya ? Mohon tanggapan.

Josi, Ambarawa

Jawaban


Ini Lho Hama Penyakit Tanaman Kentang

Penyakit tetelo atau New Castle Disease (NCSD) adalah penyakit yang sering menyerang ayam. Penyakit ini dapat menyerang pada jenis ayam apa saja baik itu broiler maupun ayam kampung.

Penyakit tetelo disebabkan oleh sejenis virus paramyxo dan muncul pertama kali di kota New Castle Inggris tahun 1926 dan menyebar ke seluruh dunia. Tingkat keganasan virus tersebut bervariasi yaitu :

1. Tipe ganas (velogenik) : hampir semua gejala diatas tampak dan tingkat kematiannya mencapai 80-100%
    
2. Tipe sedang (mesogenik) : gejala berupa gangguan pernafasan dan saraf, tingkat kematiannya mencapai 10% pada ayam muda dan jarang terjadi pada ayam dewasa
    
3. Tipe lemah (lentogenik) : gejalanya tidak terlalu nyata, ada sedikit gangguan pernafasan dan penurunan produksi telur, kualitas kulit telur menjadi menurun

Jika ayam sudah terkena tetelo maka 90 % ayam tersebut akan mengalami kematian. Tetelo biasanya menyerang saat masa pancaroba atau musim kemaru ke musim hujan. Cara penularannya melalui ludah, feses, makanan dan minuman. Penularan juga melalui udara sehingga penyakit ini mudah menyebar kemana-mana.

Gejala awal atam terkena penyakit tetelo adalah :

1. Awalnya, ayam terlihat malas dan duduk merutu
2. Banyak mengeluarkan air mata
3. Pipi dan tenggorokan padat atau membengkak
4. Ayam terlihat selalu mengantuk dan ingin tidur
5. Dalam rongga mulut dan tekat terdapat lendir yang liat dan pekat sehingga susah bernafas
6. Sambil membersin dan berdehem ia mencoba mengeluarkannya
7. Adakalanya kelompok mata membengkak
8. Setelah itu ayam tampak semakin sukar bernafas dengan leher merenggang dan paruh ternganga
9. Balung dan piyalnya kadang berwarna merah keungu-unguan hingga lembayung tua
10. Setelah itu ayam akan lumpuh. Dalam keadaan lumpuh itu ia segera akan mati.

Untuk mencegah ayam agar tidak terkena tetelo dapat dilakukan dengan pemberian vaksin yaitu "Vaksin NCD pola 4-4-4" . maksudnya , vaksin NCD diberikan pada ayam yang berumur empat hari, empat minggu dan empat bulan. Tahap pemberian vaksin adalah sebagai berikut :

Untuk anak ayam berumur empat hari, diberi vaksin dengan cara tetes mulut atau tetes mata. Pemberian menggunkan pipet tetes. Pada mata diberikan masing-masing satu tetes. Tetesan pada mulut dilakukan sebanyak dua tetes.

Untuk ayam berumur empat minggu dan empat bulan, dilakukan pencegahan dengan cara penyuntikan, sebelum penyuntikan vaksin diencerkan dulu.

Jika dirasa biayanya terlalu besar maka dapat diatasi dengan cara tradisional yaitu dengan menggunakan daun pepaya. Berikut ini cara mengolah daun pepaya :

1. Ambil daun pepaya yang sudah terlihat tua, namun belum menguning
2. Letakkan pada suatu wadah atau mangkok
3. Beri air sebanyak 100 ml
4. Peras daun pepaya yang sudah diberi air hingga berwarna hijau pekat
5. Minumkan air ekstrak tersebut pada ayam dengan langkah sebagai berikut :
    a. Ayam tersebut dipegangi oleh orang lain
    b. Buka bagian mulut ayam
    c. Minumkan air perasan daun pepaya sebanyak dua sendok makan atau sekitar 5 ml
6. Minumkan air ekstrak tersebut rutin tiga kali sehari
7. Pada hari ketiga, waktu pemberian dikurangi yaitu menjadi dua kali sehari

Semoga bermanfaat!

Redaksi

Ini Dia Hama yang Sering Menyerang Tanaman Tebu

Halaman: 
Penulis :
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex