logo


Salah Kelola BBM, Indonesia Bisa Bangkrut

Indonesia sudah hampir bangkrut lantaran menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) terlalu murah

23 Oktober 2014 14:56 WIB

Istimewa
Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Prediksi Indonesia menjadi negara gagal bukan hanya isapan jempol belaka, siapa sangka Wakil Presiden Jusuf Kalla justru mewanti-wanti Indonesia bakal terjerumus kearah negara gagal jika salah mengelola sumber daya alam khususnya masalah energi.

"Indonesia sudah hampir bangkrut lantaran menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) terlalu murah, jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang menyediakan BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi," tutur Jusuf Kalla seperti dikutip Jitunews.com.

Jusuf Kalla juga menekankan perlu adanya perubahan yang mendasar pada tata kelola energi nasional, agar kebangkrutan akibat salah kelola BBM bisa terelakan.


Salurkan BBM untuk Tahun Baru 2022, Pertamina Siaga Lakukan Pemantauan Intensif 24 Jam

Sementara itu, pengemat energi yang juga merupakan politisi asal Partai Nasdem mengamini pendapat Jusuf Kalla. Namun kurtubi lebih menekankan pada kondisi fiskal Indonesia yang tertekan beban subsidi yang hampir mencapai Rp 400 triliun rupiah per tahunnya.

"Kondisi produksi migas nasional sangat rendah, kapasitas kilang BBM terbatas, ditambah dengan konsumsi yang terus meningkat tinggi. Akhirnya apa? Kita impor minyak mentah dan BBM sangat besar dengan harga pasar internasional dibayarkan dengan dolar AS," kata Kurtubi.

Lanjut pria bekas petinggi Pertamina itu mengungkapkan, seharusnya subsidi BBM dapat mengalir pada sektor yang lebih bermanfaat seperti pembangunan infrastruktur dn sektor lain.

"Jika keadaan ini terus menerus berlangsung tanpa ada cara pencegahan yang efektif, maka peluang untuk bisa membangun infrastruktur menjadi sangat terbatas karena dana APBN habis hanya untuk menyubsidi BBM sehingga harganya murah," tegasnya.

Untuk mencegah kebangkrutan perekonomian nasional, Kurtubi meminta pemerintah untuk serius menangani problem industri migas nasional serta menghentikan arus keuangan negara untuk subsidi BBM.

Jamin Ketersediaan Solar Subsidi, Pertamina Patra Niaga: Kami Monitor Real Time

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,