logo


Begini Tanggapan Kedubes China Terkait Aksi Coast Guard China di Perairan Natuna

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi telah menemui Kuasa Usaha Sementara Kedubes China di Jakarta

21 Maret 2016 17:54 WIB

Kapal pencuri ikan milik China. (dok. Twitter@humaspsdkp)
Kapal pencuri ikan milik China. (dok. Twitter@humaspsdkp)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kecewa berat dengan aksi coast guard Tiongkok (China) yang dianggap menghalangi upaya penegakan hukum terkait dengan illegal fishing di perairan Natuna. Meski sempat dihalangi, tetapi 8 anak buah kapal (ABK) kapal pencuri ikan asal Tiongkok, Kway Fey 10078 itu, telah diamankan.  

Dalam keterangan tertulisnya, Kedubes China di Indonesia menegaskan, kejadian itu berlangsung di wilayah perairan perikanan tradisional Tiongkok. Pihak coast guard China kemudian mendesak agar para ABK dibebaskan. Berikut tanggapan mereka (Kedubes China) selengkapnya:

Pihak Tiongkok sudah mengetahui laporan bersangkutan. Tempat kejadian berada di perairan perikanan tradisional Tiongkok. Kapal ikan Tiongkok dikejar oleh kapal bersenjata Indonesia waktu beroperasi normal. Delapan anak buah kapal Tiongkok ditangkap oleh pihak Indonesia. Segara setelah menerima informasi tersebut, pihak TiongkoK langsung mendesak pihak Indonesia agar membebaskan ABK Tiongkok dan menjamin keamanan mereka. Pihak Tiongkok mengharapkan pihak Indonesia menangani isu terkait secara seksama mengingat hubungan bilateral yang mesra antara Tiongkok dan Indonesia pada saat ini. Dalam hal beda pendapat di bidang perikanan, diharapkan kedua pihak dapat mengadakan komunikasi melalui jalur diplomat.


Hore, Bulan Ini Harga Cabai di Sumbar Akan Kembali Normal!

Sementara itu, Pemerintah RI melalui Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menyatakan protes keras terhadap aksi penjaga pantai (coast guard) China yang menghalangi upaya petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan saat hendak mengamankan KM Kway Fey 10078. 

Kepada wartawan, Retno menjelaskan bahwa dirinya telah menemui Kuasa Usaha Sementara Kedubes China di Jakarta, Senin (21/3) siang, di kantornya terkait insiden di wilayah perairan Natuna, Indonesia.

Stok Beras Melimpah, Mentan : Jangan Bicara Soal Impor Beras Dulu!

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro