logo


Kenapa Masa Probation Harus Diprioritaskan Pegawai Baru?

Masa percobaan akan menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk terus mempekerjakan seseorang atau tidak

18 Maret 2016 17:00 WIB

Ilustrasi. (google)
Ilustrasi. (google)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Berada di lingkungan pekerjaan yang baru tentunya bagi sebagian orang sangat sulit untuk beradaptasi. Terlebih bagi mereka yang memang tidak bisa bergaul. Hal ini tentunya akan mempersulit diri sendiri dan ditakutkan akan berdampak kepada pekerjaan.

Dijelaskan oleh psikolog, Dewi Ulfah Arini, biasanya seseorang akan beradaptasi dengan pekerjaan baru adalah selama tiga bulan. Pada tiga bulan itu, ia akan berusaha utuk menyesuaikan dengan lingkungan ruangan kantor, alat kantor, dan situasi kantor.

"Ia akan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan partner kerja dan pekerjaan yang ada dan terpenting adalah atasan barunya. Setelah itu, 3 bulan berikutnya adalah penyesuaian terhadap area yang lebih luas dan lebih mendalam. Ia sudah cukup mampu untuk beradaptasi dengan beragam kerjaan yang dimiliki, rekan-rekan yang sudah mulai terlihat akrab dan kemauan atasan yang dinamis. Diharapkan dengan enam bulan ia sudah bisa menyesuaikan diri dan setelah enam bulan sudah mulai merancang prestasi dan kinerja baik yang akan dihasilkan olehnya," terang Dewi kepada Jitunews di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan.


Inilah Penjelasan Ilmiah Kenapa Banyak Orang yang Benci Hari Senin

Lebih lanjut, Dewi mengatakan tetap harus waspada bahwa masa enam bulan ini adalah masa kritis karyawan baru dalam menghadapi tugas-tugasnya. Sebagai pegawai baru, mayoritas kantor menerapkan masa percobaan atau probation yang rata-rata berlangsung selama tiga bulan.

"Performa akan diawasi, jadi datanglah setiap hari untuk membuktikan mereka pantas menermima Anda bekerja. Pikirkan masa percobaan ini sebagai semacam perpanjangan interview, di mana Anda diharapkan tidak hanya menyebutkan kelebihan diri, namun benar-benar membuktikannya," tegas Dewi.

Masa percobaan akan menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk terus mempekerjakan seseorang atau tidak. 

"Tidak perlu panik, santai saja. Lakukan pekerjaan Anda sebaik mungkin, perhatikan segala sesuatunya agar Anda tidak perlu bertanya berulang kali, dan jangan ragu memberikan pendapat dalam diskusi. Para bos akan menghargai ide-ide segar, jadi jangan malu. Gunakan kesempatan ini untuk mengesankan mereka," ujar Dewi sembari tersenyum.

Dalam hal sulit beradaptasi, tentu saja dapat menurunkan kinerja Anda. bahkan bisa jadi sebelum tiga bulan tersebut sudah tidak tahan lagi bekerja karena tidak siap menerima teman atau lingkungan pekerjaan yang baru itu.

Kamu Suka Warna Apa? Jangan Klik Kalau Nggak Mau Tahu Artinya!

Halaman: 
Penulis : Suciati, Agung Rahmadsyah