logo


Ini Kendala Para Peternak di Kampung Bebek

Saat musim hujan tiba, pikiran peternak bebek banyak yang dihantui dengan risiko bebek mati

18 Maret 2016 14:56 WIB

Ilustrasi peternakan bebek. (net)
Ilustrasi peternakan bebek. (net)

SIDOARJO, JITUNEWS.COM – Seiring digalakkannya pembangunan Desa mandiri oleh Pemerintah Pusat, membuat sebagian besar Desa di Tanah Air bersolek agar bisa bersaing dan mampu menopang kebutuhan warganya. Salah satunya ialah Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang kini telah bermetamorfosis menjadi Kampung Bebek.

Kepala Desa Kebonsari, Imam Sarudji, mengatakan,saat ini terdapat sekitar 30 peternak bebek yang terwadahi dalam Kelompok Tani Sumber Pangan. Jumlah tersebut masih bisa bertambah pada musim kemarau menjadi 40-45 peternak. 

Untuk meningkatkan usaha peternakan bebek di Desanya, Imam mengaku rutin melakukan komunikasi dengan Pemkab Sidoarjo. Hasilnya, peternak kerap mendapatkan pelatihan budidaya bebek yang baik dan benar.


Pemkab Sidoarjo Canangkan Kampung Bebek Jadi Desa Wisata

“Populasi bebek di Desa saat ini sekitar 50 ribu ekor. Namun, kalau musim kemarau jumlahnya bisa meningkat 75 ribu hingga 100 ribu ekor,” ujar Imam.

Imam menambahkan, kendala dalam mengembangkan Kampung Bebek ialah jumlah peternak yang masih fluktuatif, terutama ketika musim hujan tiba, dimana jumlah peternak mengalami penurunan. 

Menurut Imam, penurunan tersebut terjadi karena saat musim hujan bebek rawan terserang penyakit dan stress. 

“Kalau musim hujan tiba, pikiran peternak bebek banyak yang dihantui dengan risiko bebek mati, terlebih Desa kami termasuk rawan banjir. Kendalanya di situ, tapi semua hambatan yang ada sudah saya sampaikan ke Dinas terkait, semoga dalam waktu dekat ada tindakan,” kata Imam.

Imam mengatakan, sejak digalakkannya Kampung Bebek beberapa tahun lalu, kini kesejahteraan warga Desa Kebonsari lambat laun semakin bertumbuh. Warga pun semakin merasakan perbaikan ekonomi berkat budidaya bebek dan mengolah produk olahan bebek seperti telur asin.

 

 

Perputaran Uang di Kampung Bebek Mencapai Ratusan Juta Per Hari

Halaman: 
Penulis : Aditya Kurniawan, Riana