logo


Bersama BRI, Sragen Bakal Luncurkan Kartu Tani

Kartu Tani berfungsi untuk menangkal penyimpangan distribusi pupuk bersubsidi

17 Maret 2016 16:24 WIB

Ilustrasi kartu tani. (dok. suaramerdeka.com)
Ilustrasi kartu tani. (dok. suaramerdeka.com)

SRAGEN, JITUNEWS.COM- Koordinator Badan Pelaksanaan Penyuluh (Bappeluh) Sragen, Sutarjo, mengungkapkan, Kartu Tani yang rencananya diluncurkan pada 2017 dilakukan melalui kerjasama dengan pihak perbankan.

"Peluncuran kartu tani itu dilakukan melalui kerjasama dengan BRI (Bank Rakyat Indonesia)," kata Sutarjo kepada wartawan, Kamis (17/3), di Sragen, Jawa Tengah.

Bahkan diakui Sutarjo, pihaknya hingga saat ini terus melakukan sosialisasi kepada petani maupun gabungan kelompok tani (gapoktan) di Sragen. "Ada sekitar 1.328 orang petani dan gapoktan yang jumlahnya 205 kelompok. Mereka ini merupakan target sosialisasi Kartu Tani," jelasnya.


Ke Petani, Pupuk Indonesia: Gunakan Pupuk Berkualitas

Sutarjo menjelaskan bahwa semua petani dan gapoktan yang telah terdata, selanjutnya akan diserahkan kepada pihak perbankan. Sebab, pembayaran pupuk dilakukan melalui sistem Electronic Data Capture (EDC). "Bagi petani yang belum pernah melakukan transaksi melalui elektronik, kita akan berikan pendampingan," ujar Sutarjo.

Lebih jauh, Sutarjo pun berharap, melalui Kartu Tani tersebut distribusi pupuk petani bisa sesuai sasaran. Dengan demikian, petani bisa lebih meningkatkan hasil produksi pertaniannya.  

Kementan: Tak Ada lagi Impor Benih Jagung

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro