logo


Perhatikan Fakta dan Mitos Hidrasi Selama Hamil

Salah satu faktanya adalah Ibu hamil sebaiknya tidak minum kopi

16 Maret 2016 18:52 WIB

Ilustrasi wanita hamil. (google)
Ilustrasi wanita hamil. (google)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada hari ini, Rabu (16/3), DR. dr. Sudung O. Pardede, SpA (K), Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, Prof. DR. dr. Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH dan DR. dr. Budi Iman Santoso, SpOG (K) merilis buka yang berjudul "Fakta dan Mitos Hidrasi" di Hotel JW Marriot, Jakarta Selatan siang tadi. Tujuan dirilisnya buku itu adalah agar masyarakat luas terhindar dari pemahaman yang salah atau kurang tepat akan pengetahuan hidrasi. 

Kali ini Jitunews merangkum khusus bab tentang Fakta dan Mitos Hidrasi selama hamil, berikut pembahasannya.

Mitos:


Ramai Beredar Air Kelapa Campur Jeruk Nipis Basmi Corona, Ini Faktanya

1. Minum air es ketika hamil maka bayi yang lahir akan besar

Bayi yang lahir besar berhubungan dengan genetik dan penyakit yang dimiliki ibu, nutrisi, kehamilan lebih bulan (post matur) dan lain-lain. Tidak ada hubungan antara minum air es dengan berat badan lahir bayi, namun minumlah air yang benar-benar matang untuk kesehatan bayi.

2. Minum air kelapa hijau ketika hamil maka bayi yang lahir akan botak atau kulit bayi putih

Bayi yang lahir mengalami kebotakan dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk genetik, obat-obatan, nutrisi, hormonal dan lain-lain. Warna kulit bayi yang lahir dipengaruhi oleh faktor genetik. Tidak ada bukti yang menunjukkan hubungan minum air kelapa hijau dengan kebotakan dan warna kulit bayi.

3. Minum air rumput fatima memudahkan persalinan

Rumput fatimah mengandung bahan (oksitosika) yang dapat meningkatkan kontraksi rahim sehingga memudahkan persalinan, namun harus berhati-hati delam penggunaannya karena dapat mengakibatkan kontraksi yang berlebihan. Kontraksi rahim berlebihan dapat membahayakan keselamatan ibu dan janin.

4. Minum minyak kelapa ketika hamil memudahkan persalinan

Persalinan dipengaruhi kekuatan ibu, besar panggul dan besar bayi yang proporsional dengan ukuran panggul. Minyak kelapa yang diminum akan dicerna dalam usus dan dikeluarkan melalui anus. Hingga saat ini tidak ditemukan bukti adanya kaitan antara minyak kelapa dengan kemudahan persalinan.

Fakta:

1. Ibu hamil perlu minum lebih banyak

Kehamilan adalah sebuah kondisi fisiologis yang ditandai dengan peningkatan berat badan meliputi deposit lemak, peningkatan total air tubuh dan pertumbuhan hasil konsepsi. Selama masa kehamilan, kebutuhan air akan meningkat karena diperlukan untuk mendukung sirkulasi janin, produksi cairan ketuban, dan volume darah meningkat. Kebutuhan air sangat dipengaruhi banyak faktor seperti misalnya aktivitas ibu hamil, suhu lingkungan, tempat tinggal, dan sebagainya yang menyebabkan tidak ada suatu rumusan khusus yang berlaku bagi semua ibu hamil. Kebutuhan energi saat kehamilan rata-rata meningkat 300 kalori per hari. Manusia memerlukan 1-1,5 ml (mililiter) air per kalori yang dikonsumsi, oleh karena itu ibu hamil memerlukan setidaknya 300-450 ml asupan air tambahan. Pada umumnya ibu hamil dianjurkan untuk minum minimal 8-10 gelas air setiap harinya.

2. Ibu menyesui perlu minum lebih banyak

Produksi ASI berkisar antara 650-850 ml per hari pada 6 bulan pertama setelah melahirkan. Sebanyak 87-90% komposisi ASI terdiri dari air. Ibu menyusui, pada masa puncak laktasi, diperkirakan membutuhkan tambahan asupan cairan kurang lebih 758 ml per 24 jam lebih banyak dibandingkan asupan wanita yang tidak menyusui. Jika ibu menyusui mengalami kurang air tubuh produksi ASI berkurang.

3. Ibu hamil sebaiknya tidak minum kopi karena kandungan kafein yang tidak baik

Kafein yang dikonsumsi oleh ibu hamil mempunyai efek diuretik yang menyebabkan peningkatan BAK dan efek stimulan yang menyebabkan tekanan darah dan detak jantung meningkat. Disamping mengandung kafein, kopi juga mengandung inhibitor (zat yang menganggu penyerapan zat besi). Konsumsi kafein pada ibu hamil juga akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan janin, karena metabolisme janin belum sempurna. Sebaiknya konsumsi kafein bagi ibu hamil tidak melebih 100 mg per hari. Kandungan kafein dalam kopi tergantung jenis dan pengolahannya. Selama kehamilan, ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi kopi paling banyak dua cangkir per hari atau hindari sama sekali.

Ramai Beredar Minum Minyak Kayu Putih Tangkal Corona, Dokter Ini Ungkap Faktanya

Halaman: 
Penulis : Suciati, Agung Rahmadsyah
 
×
×