logo


Demokrat Siapkan Ketokohan Ani Yudhoyono untuk Pilpres 2019

Demokrat mengklaim bahwa istri Susilo Bambang Yudhoyono itu disiapkan menjadi capres atas permintaan rakyat.

16 Maret 2016 09:41 WIB

Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono). (Istimewa)
Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono). (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tak terlibat dalam pusara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) membuat energi Partai Demokrat dalam menyongsong Pemilihan Presiden 2019 prima. Dalam Tour de Java, Partai Demokrat mengaku mendapat aspirasi publik untuk mendorong Ani Yudhoyono sebagai calon presiden 2019.

Melihat perkembangan tersebut, partai berkuasa PDI Perjuangan justru memandang bahwa agenda politik Pilpres 2019 masihlah panjang. Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno pun menyampaikan ucapan selamatnya kepada Partai Demokrat, jika benar akhirnya mengusung istri Susilo Bambang Yudhoyono itu sebagai calon presiden. 

"Kami menyampaikan selamat. Tapi ini masih 2016. Pileg dan Pilpres akan dilaksanakan berbarengan pada tahun 2019," ucap Hendrawan Supratikno dalam sebuah perbincangan, Selasa (15/3).


SBY Akan Ketemu Jokowi, HNW Singgung Orang Jawa, "Kita Semuanya Muslim"

Bagi Hendrawan, mekanisme pemilihan umum (Pemilu) 2019 nanti terjadi perbedaan. Untuk itu, ucap Hendrawan, partai politik wajib memiliki tokoh yang bisa dijual untuk kepentingan Pemilu.

"Faktor figur yang dicalonkan diduga sangat menentukan perolehan kursi parpol. Pertarungan figur akan cukup dominan," ungkapnya.

Melihat aksi Demokrat tersebut, PDIP harus melakukan hal besar guna mempersiapkan iklim Pemilu yang baru, yakni iklim pertarungan antar figur. Partai yang bisa mengusulkan tokoh yang baik dan disukai publik, maka dengan sendirinya partai tersebut bakal kebanjiran dukungan.

Dalam pertarungan figur, PDIP sesunggguhnya diuntungkan oleh sosok Joko Widodo. Bahkan partai moncong putih itu diuntungkan ganda dalam Pilpres 2019, satu memiliki figur Joko Widodo, dan kedua status Jokowi sebagai incumbent dalam Pilpres 2019.

"Fokus kami mendukung pemerintahan Jokowi kinclong dan baik," ujar Hendrawan. 

Sebelumnya, gambar Ani Yudhoyono dengan hashtag #AniYudhoyono2019 beredar luas di dunia maya. Partai Demokrat mengakui bahwa istri Susilo Bambang Yudhoyono itu disiapkan menjadi capres atas permintaan rakyat. 

"Memang jujur saja masyarakat masih mencintai Pak SBY. Masyarakat itu masih meminta 'Pak maju lagi dong'. Kita tahu kan bapak kita itu taat hukum. Aturan itu, kita liat sama-sama, memungkinkan enggak," kata Jubir Partai Demokrat Ruhut Sitompul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/3).

Jokowi Singgung Kemenangannya di Bali, Demokrat: Prabowo Jadi Bahan Ledekan

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah