logo


Upah Buruh Tani Alami Kenaikan 0,41 persen

Kenaikan nilai nominal dan riil ini terjadi karena inflasi sepanjang Februari

15 Maret 2016 15:44 WIB

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin. (Foto: Istimewa)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala BPS Suryamin mengungkapkan, telah terjadi kenaikan upah buruh tani dari Rp47.241 menjadi Rp47.437 per hari. Nilai nominal upah buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,41 persen. Sedangkan nilai riil naik sebesar 0,33 persen.

"Kenaikan nilai nominal dan riil ini terjadi karena inflasi sepanjang Februari. Meskipun di kota deflasi 0,09 persen, tapi di desa mengalami inflasi sebesar 0,09 juga," ungkap Suryamin saat memberikan keterangan pers, di kantor BPS, Jakarta, Selasa (15/3).

Kenaikan upah nominal buruh tani, tambah Suryamin, juga diikuti oleh kenaikan upah buruh bangunan. Upah buruh bangunan sepanjang Februari mengalami kenaikan dibandingkan upah Januari 2016 yaitu dari Rp81.221 menjadi Rp81.367 per hari.

Nilai riil upah buruh bangunan juga sama halnya dengan nilai riil upah buruh tani yang mengalami kenaikan. Nilai riil upah buruh mengalami kenaikan sebesar 0,27 persen, sedangkan nilai nominal tercatat mengalami kenaikan hingga 0,18 persen.

"Ini karena inflasi. Ini harus diperhatikan juga karena kenaikan upah yang memenuhi inflasi akan berdampak pada daya beli yang juga meningkat," pungkasnya.

Selama Ramadan, BPS Catat Inflasi Sebesar 0,68 Persen

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya