logo


Mengeruk Pundi Dibalik Kemilau Neon Tetra

Ikan hias mungil yang menyita perhatian dengan warna tubuh yang mencuri perhatian

22 Oktober 2014 16:13 WIB

Istimewa
Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Siapa yang tidak suka melihat gerombolan ikan kecil dengan warna menarik berenang dengan lincah di dalam akuarium? Jika anda menyukai hal tersebut, maka ikan neon tetra bisa menjadi pilihan yang pas, terlepas sebagai penikmat atau pembudidaya.

Sebenarnya selain jenis Neon Tetra, ada beberapa jenis lagi yang dikenal di Indonesia antara lain adalah Green Tetra, Silver Tetra, dan Blue Tetra. Namun Neon Tetra merupakan jenis yang paling menyita perhatian karena mulai dari insang hingga ekor sarat akan garis berwarna merah dan biru kehijauan.

Jika anda merasa kebingungan membedakan antara jantan dan betina sesungguhnya cukup mudah untuk membedakannya. Ikan neon tetra jantan memiliki bentuk agak panjang dan garis neon lurus sedangkan neon tetra betina bentuknya bulat pendek dengan perut membesar dan memiliki garis agak bengkok.


KKP: Daya Beli Pembudidaya Ikan Tumbuh Positif

Indonesia merupakan tempat selain China yang sukses membenihkan neon tetra, hal inilah yang membuat breeder ikan hias jenis ini kewalahan mengatasi permintaan ekspor. Pasar ekspor ikan neon tetra melingkupi singapura, amerika serikat, dan eropa.Untuk permintaan di eropa tidak hanya sebatas untuk ikan hias melainkan juga sebagai bahanhiashia kosmetik karena zat yang terkandung dalam warnanya.

Ikan yang berasal dari sungai amazon Amerika ini memiliki nama latin paracheirodon innesi, meskipun ikan hias ini tergolong ikan yang mudah dipelihara dan tidak mudah sakit namun membiakkan ikan ini memerlukan ketekunan.

Cara Membiakan Ikan Neon Tetra

Air harus steril dan bersifat asam (pH lebih kecil dari 6,4)

Letakkan pada tempat yang gelap dam memiliki suhu sekitar 20ᵒC (jika di daerah yang panas, bisa diletakkan di kamar mandi yang lembab)

Pisahkan induk-induk neon tetra.

Air hujan ditampung dan didiamkan sampai 2 minggu.

Tempat yang dipergunakan untuk membiakkan, ikan tersebut dibersihkan ter lebih dahulu dan dicuci dengan tawas.

Masukkan air hujan tersebut kedalam tempat pemijahan, tetesi dengan air rendaman kayu asam dan diamkan 2 hingga 3 hari.

Masukkan tanaman atau daun-daunan untuk meletakkan telur neon tetra tersebut.

Masukkan induk tetra yang telah dipisahkan terlebih dahulu.

Tutuplah tempat tersebut dan berilah lubang cahaya sedikit agar dapat melihat perkembangan ikan neon tetra.

Jika terlihat jantan dan betina saling berkejar-kejaran, maka + 3 hari kemudian sudah terlihat telur-telur yang menempel pada daun atau akar yang telah disediakan.

Pindahkan induknya dan ditutup dengan kain hitam hingga tidak ada cahaya yang masuk.

Selama ± 3 hari telur neon tetra tersebut akan menetas. Anak ikan ini dapat diberi makanan infusoria atau bakteri pembusuk pada daun kubis/kol yang dibusukkan, setetes demi tetes.

Setelah ± 2-3 minggu, silahkan buka penutup dan akan terlihat anak-anak ikan neon tetra.

KKP Dukung Terbangunnya Kawasan Perikanan Budidaya di Wilayah Kerjasama Kabupaten Utara Utara Sulawesi

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Riana