logo


Tips Jitu Meracik Pupuk Bokashi

Langkah mudah untuk membuat pupuk kompos yang baik bagi tanaman

22 Oktober 2014 13:38 WIB

istimewa
istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pupuk bokashi adalah pupuk kompos yang berasal dari sisa tanaman, kotoran ternak, sampah dapur ataupun campuran material organic lainnya. Cara pembuatannya sendiri ialah dengan cara fermentasi, yaitu dengan memanfaatkan aktifitas mikroorganisme sebagai dekomposernya. Setelah itu diamkan selama 1-14 hari maka pupuk bokashi sudah bisa digunakan. Berikut ini cara jitu meracik pupuk bokashi :

Langkah pertama, menyiapkan mikroorganisme dekomposer (EM4)

Untuk membuat pupuk bokashi, hal pertama yang harus kita lakukan adalah menyiapkan mikroorganisme dekomposernya. Dekomposer bokashi yang paling popular adalah larutan EM4. Larutan EM4 ini sudah banyak dijual di pasaran. Larutan ini berisi mikroorganisme yang diisolasi secara khusus untuk menguraikan sampai dengan cepat. Beberapa mikroorganisme yang ada dalam EM4 adalah bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat, Actinomycetes dan ragi.


Genjot Pertumbuhan Bunga Krisan Pakai Bakteri! Klik di Sini!

Cara penggunaannya cukup sederhana, yakni dengan mengencerkan cairan tersebut dan mencampurkannya dengan bahan baku bokashi. Kalau anda tidak mau membeli dan ingin membuatnya larutan EM4 sendiri, hal itupun bisa dilakukan. Untuk membuatnya, kita tinggal menyiapkan pepaya dan kulitnya seberat 0,5 kg, pisang dan kulitnya seberat 0,5 kg, nanas dan kulitnya seberat 0,5 kg, kacang panjang segar seberat 0,25 kg, sayuran hijau (kangkung/bayam) seberat 0,25 kg, gula pasir sebanyak 1kg dan ragi tape sebanyak 5 butir.

Langkah kedua, campurkan semua bahan. Setelah bahan-bahan tadi tersedia, campur dan lumatkan pepaya, nanas, pisang, kacang panjang dan sayuran dengan blender. Setelah itu, masukkan bahan-bahan yang telah dilumat kedalam ember yang ada penutupnya. Lalu tambahkan 1 liter air, gula pasir dan ragi tape. Kemudian, aduk perlahan hingga merata. Terakhir tutup ember dengan rapat, dan diamkan selama 7 hari.

Langkah ketiga saringlah cairan tersebut. Setelah tujuh hari berlalu, maka akan terbentuk cairan yang berwarna coklat gelap. Kemudian saringlah cairan tersebut, air hasil saringan merupakan larutan efektif mikroorganisme (EM) yang bisa dijadikan decomposer pupuk bokashi. Setelah itu, simpan cairan dalam wadah atau botol. Larutan EM pun sudah bisa dipakai hingga 6 bulan, ampasnya sendiri bisa digunakan sebagai kompos.

PT Jimmulya Kembangkan Magic Green, Pupuk Organik yang Kaya Mineral

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Riana