logo


Teknologi Jitu Robot Khusus Pemanggil Walet

Peralatan modern tersebut dapat memanggil walet dalam waktu cepat, sekitar beberapa menit

22 Oktober 2014 13:56 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS - Bisnis sarang walet merupakan salah satu usaha agribisnis yang cukup berpeluang. Bisnis ini bisa menjadi pekerjaan sampingan, namun dapat meraup untung besar dan berpeluang ekspor. Atas dasar itulah Haryanto untuk terjun menjalankan usaha sarang walet.

Seiring perkembangan jaman, Haryanto pun mulai meninggalkan cara-cara konvensional budidaya walet. Berkat hasil risetnya terhadap kebiasaan walet, kini ia pun mengembangkan dan menjual berbagai macam peralatan modern hasil karya kreatifnya. Pria jebolan Universitas Parahyangan Bandung jurusan Arsitek ini terinspirasi mengembangkan segala jenis peralatan tersebut saat walet tak kunjung bersarang di gedungnya.

Peralatan modern tersebut dapat memanggil walet dalam kurun waktu yang tergolong cepat, hanya sekitar beberapa menit dan dalam waktu satu minggu walet pun sudah ada yang mau menginap puluhan hingga ratusan di gedung walet (bangunan untuk sarang walet) tergantung lokasi dan dalam satu bulan sudah ada beberapa walet yang membuat sarang. Jika perawatan benar maka perkembangan walet akan pesat. Selain itu ia juga bisa memprediksi kapan datangnya walet untuk bersarang, dan dengan teknologi tersebut persentase kegagalan hanya 1%.


Jagung Transgenik, Produk Bioteknologi Pengundang Kontroversi

Peralatan modern itu berupa tape recorder untuk memutar suara walet, tweeteryang berfungsi menembakkan suara ke langit berbentuk speaker kecil khusus untuk memanggil walet,dan robot walet yang dapat mengeluarkan suara agar walet mau menginap dan bersarang. Kelebihan utama terdapat pada teknologi suara walet buatan Harry.

Menurut anak ke-4 dari 6 bersaudara ini dalam memanggil walet setidaknya memerlukan beberapa suara dan tak perlu dengan suara yang keras karena walet enggan untuk datang, cukup dengan suara yang merdu dan memikat. Dengan beragam suara walet yang diciptakan, Harry mampu memanggil, mengumpulkan, mengikat, menarik sampai walet mau menginap. Alat ciptaan Harry ini juga dijual mulai harga Rp 400 ribu hingga ada juga yang harganya Rp 11 juta/unit.

Dalam menjalankan usahanya Harry tak perlu pergi pulang ke rumah walet miliknya. Ia mengandalkan teknologi tersebut sehingga Harry cukup mengontrol dari apartemennya di Jakarta. Dengan menggunakan CCTV yang terkoneksi internet kini Harry hanya perlu memonitor seluruh rumah walet dari Jakarta. Begitu juga dalam hal memanggil walet, ia hanya perlu membuat suara, memutar dan menghentikan suara yang semuanya dilakukan dari Jakarta. Oleh karena itu ia mengklaim sebagai pengusaha sarang walet pertama yang menggunakan teknologi modern untuk mengontrol walet secara jarak jauh.

Teknologi modern lain yang dihadirkan Harry dalam usaha sarang walet adalah pakan. Dalam hal pemberian pakan ia bekerja sama dengan salah satu produsen pakan hewan di mana seluruh proses pengerjaannya menggunakan teknologi masa kini.

 

Tips Jitu Meracik Pupuk Bokashi

Halaman: 
Penulis : Riana,