logo


Pupuk Subsidi Diselewengkan, Komisi IV : Perbuatan Tak Bermoral

Jika negara tidak tegas akan berdampak buruk bagi stok pangan nasional.

9 Maret 2016 13:10 WIB

Ilustrasi pupuk bersubsidi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi pupuk bersubsidi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IV DPR RI Mohamad Prakosa mengungkapkan bahwa para pelaku penyelewengan pupuk subsidi sangat tidak bermoral, pasalnya pupuk yang dikhususkan untuk mengembangkan sektor pertanian justru digunakan untuk keuntungan pribadi.

"Sebagai anggota dewan yang membidangi sektor pertanian, saya mengecam keras tindakan pihak-pihak yang menyelewengkan pupuk subdisi tersebut. Pupuk itu sudah jelas-jelas dialokasikan untuk petani, tetapi justru dijual ke perkebunan. Ini merupakan tindakan yang sulit diterima," demikian kata Mohamad Prakosa Anggota Komisi IV DPR RI, saat dihubungi Jitunews.com, Rabu (9/3).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para pelaku penyimpangan pupuk subsidi tersebut dengan senang hati meraup keuntungan yang banyak dari praktek nakalnya. Tetapi sebaliknya, pihak petani yang membutuhkan pupuk tersebut justru mengalami kerugian yang tidak sedikit.


Wujudkan Kedaulatan Pangan, Ponpes Al Mizan Laksanakan Petani Milenial

"Bayangkan, mereka setiap hari bekerja keras, menahan panas, dan berharap dengan adanya pupuk, maka tanamananya akan tumbuh subur. Tetapi kenyataannya justru harapan itu dirampok oleh pengecer tadi dengan mengalihkannya ke pihak-pihak yang tidak pantas mendapatkannya," sindirnya

Menurutnya, cara kerja dari para pelaku penggelapan pupuk tersebut sangat memberatkan para petani, maka harus ditindak tegas.

Beberapa waktu lalu kasus penyelundupan pupuk subsidi ini terkuak di beberapa daerah, di antaranya Jambi, Demak dan Yogyakarta. Hal tersebut terkuak setelah TNI AD dan kepolisian menemukan banyaknya pupuk subsidi yang diselewengkan oleh pengecer. Artinya, praktek nakal seperti ini masih subur terjadi. Jika negara tidak tegas akan berdampak buruk bagi stok pangan nasional.

Sektor Pertanian Jadi 'Penyelamat' Ekonomi di Masa Pandemi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah