logo


Sidak ke Gudang Elang Laut, Mentan Temukan Ribuan Ton Beras Ilegal

Dari hasil langkah sidak tersebut Mentan dan Kapolda Metro Jaya menemukan ribuan ton beras ilegal asal Vietnam

8 Maret 2016 13:58 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan ribuan ton beras ilegal asal Vietnam saat melakukan sidak di Gudang Elang Laut di daerah Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Selasa (8/3). (dok. Jitunews/Siprianus Jewarut)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan ribuan ton beras ilegal asal Vietnam saat melakukan sidak di Gudang Elang Laut di daerah Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Selasa (8/3). (dok. Jitunews/Siprianus Jewarut)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hingga saat ini harga beras nasional masih belum stabil. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor dan salah satunya karena masih seringnya beras impor ilegal yang masuk ke tanah air.

Menyikapi maraknya beras impor ilegal masuk ke tanah air, Hari ini, Selasa( 8/3) Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman bersama Kapolda Metro Jaya melakukan sidak di Gudang Elang Laut yang berlokasi di daerah Pantai Indah Kapuk (Felix Kartasasmita). 

Proses langkah sidak yang dilakukan Menteri Amran bersama Kapolda Metro Jaya tersebut, dilakukan dalam III tahap pada tiga blok gudang yang berbeda. Tahap I dilakukan di Blok E1 no. 35, Tahap II blok I1 no.1, dan tahap III di Blok B no.9 dan 10.


RI Dukung Penuh FAO Wujudkan Ketahanan Pangan Asia Tenggara

Dari hasil langkah sidak tersebut Mentan dan Kapolda Metro Jaya menemukan ribuan ton beras ilegal asal Vietnam di ke-III gudang tersebut.

Mentan menegaskan bahwa masuknya beras Ilegal ke tanah air sangat menyengsarakan para petani. 

"Coba bayangkan kalau beras ilegal ini masuk ke pasar, pasti akan sangat mempengaruhi harga beras di pasar, makanya sebelum diedarkan di pasar, kita tahan di sini," demikian kata Amran Sulaiman,saat melakukan langkah sidak di Gudang elang laut yang berlokasi di daerah Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Selasa (8/3).

Mentan memastikan akan menindak tegas para pelaku impor beras ilegal tersebut.

"Kami pasti akan menindaktegas para pelakunya, kita menahan laju impor demi petani, maka kalau ada yang main-main pasti akan di tindak tegas," demikian tungkas Amran.

Kementan dan Bappenas Sepakat Bersinergi Tingkatkan Produksi Pertanian

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan