logo


Jangan Berikan Obat Ini Untuk Penderita DBD

Jika mengalami demam lekas konsumsi parasetamol bukan aspirin

4 Maret 2016 17:10 WIB

Aspirin. (dok. telegraph.co.uk)
Aspirin. (dok. telegraph.co.uk)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menurut World Health Organization (WHO), Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu penyakit dengan faktor melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi oleh virus dengue. Faktor utama dalam Demam Berdarah Dengue adalah nyamuk aegypti.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 1000 responden oleh GSK Consumer Healthcare Indonesia, mengungkapkan bahwa 65% masih tidak mengetahui obat yang harus dihindari dan berpotensi dapat meningkatkan resiko gangguan lambung dan terutama pendarahan untuk anak-anak yang terkena Demam Berdarah Dengue.

Dikatakan oleh Prof. DR. Sri Rejeki S Hadinegoro Sp.A (K) penanganan yang tepat untuk pasien DBD dimulai dengan pemberian cairan yang cukup dan penanganan demam yang tepat. Parasetamol adalah obat yang direkomendasikan untuk mengurangi nyeri dan demam. Adapun beberapa obat-obatan yang harus dihindari oleh orang yang menderita demam berdarah adalah Asetosal, Asam mefenamat, steroid, antibiotik, Obat anti peradangan-non steroid dan ibuprofen.


Ramai Beredar Air Kelapa Campur Jeruk Nipis Basmi Corona, Ini Faktanya

"Jika anak mengalami demam cepat berikan obat parasetamol jangan aspirin dan lain-lain karena bisa memperparah keadaan, akan meningkatkan resiko gangguan lambung dan pendarahan yang sangat berbahaya bagi pasien DBD. Selain itu, bisa berikan anak cairan yang cukup seperti berikan air putih," ucap Sri kepada JITUNEWS di JW Mariot, Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Prof. Sri mengatakan jika pada anak biasanya tidak terlihat jelas penyebab DBD, di pagi hingga sore hari anak akan terlihat aktif seperti biasa kemudian malamnya tiba-tiba demam itulah yang harus diwaspadai, karena kemungkinan besar terkena gejala DBD.

Ramai Beredar Minum Minyak Kayu Putih Tangkal Corona, Dokter Ini Ungkap Faktanya

Halaman: 
Penulis : Suciati, Agung Rahmadsyah