logo


Tips Ternak Lele di Kolam Terpal

3 Oktober 2014 14:16 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Banyak para peternak ikan lele berpindah pada kolam terpal, karena dianggap lebih praktis dan mudah. Penggunaan kolam terpal sangat tepat untuk tempat dengan lahan yang sempit, tanah berpasir, dan cuaca tidak teratur.

Selain itu kolam terpal memiliki keuntungan antara lain praktis dan mudah dibuat, biaya lebih murah, dapat menghindari pencemaran oleh tanah, lebih tahan pada factor alam, fleksibel dan mudah dibersihkan, lebih mudah mengontrol terhadap suhu, kualitas dan kuantitas air.

Untuk membuat kolam terpal, ada beberapa hal standar yang harus di perhatikan, antara lain jumlah populasi ikan lele dan luas kolam terpalnya. Standar yang tepat untuk 100 ekor lele, luas ukuran kolam terpalnya adalah Panjang 2m x Lebar 1m x Tinggi 0,6m. Selain itu, sebelum menebar bibit lele kedalam kolam, sebaiknya kolam terpal di isi dengan Alga atau Plankton sebagai sumber makanan utama bibit ikan lele. Agar lebih cepat berkembang sebaiknya bibit ikan lele juga diberi pelet khusus lele sebanyak 2 kali sehari.


Tips Menanam Pepaya California

Pergantian air kolam terpal budidaya lele juga diperlukan, meskipun lele termasuk jenis ikan yang tahan pada berbagai kondisi dan jenis air, tetapi dengan kondisi air yang tidak di ganti dalam jangka waktu lama akan membuat kualitas air menjadi buruk dan bau yang tidak sedap.

Pergantian air sebaiknya dilakukan dengan mengganti sekitar 10-30% air setiap seminggu sekali atau 2 minggu sekali sehingga kualitas air dan kesehatan bibit ikan lele budidaya semakin terjaga. Hingga usia lele mencapai 1 bulan, maka seleksi dan pemisahan ikan lele berdasar kualitas dan ukuran sudah harus dilakukan. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan lele sama rata baik dari segi ukuran dan kualitas ikan lele.

Tips Budidaya Tebu Dari Perbanyakan Mata Tunas

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Riana