logo


Marak Kebakaran Pasar, Politisi Gerindra Minta Pemerintah Berbenah

Maraknya kebakaran pasar yang terjadi belakangan ini perlu menjadi perhatian serius dari berbagai pihak

3 Maret 2016 12:22 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Istimewa)
Anggota Komisi III DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa maraknya kebakaran pasar yang terjadi belakangan ini perlu menjadi perhatian serius dari berbagai pihak.

Dalam hal ini dia menanyakan, kenapa pemerintah dari pusat hingga daerah tidak juga segera berbenah dan memperbaiki manajemen pengelolaan pasar dengan mengedepankan kepentingan investasi para pedagang pasar tradisional yang terancam dan kehilangan rasa aman akibat maraknya kebakaran pasar, karena selama ini korsleting listrik selalu saja yang menjadi alasan penyebab kebakaran pasar.

"Rasa aman itu salah satu unsur kebutuhan dasar manusia di samping sandang, pangan dan papan" ujarnya di Jakarta, Kamis (3/3).


Dunia Usaha Harus Proaktif Dukung Swasembada Pangan

Dewan Pembina Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) ini mengatakan, rasa aman itu sangat fundamental dan merupakan hak dasar warga negara yang wajib dipenuhi oleh pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali bagi pedagang pasar tradisional.

"Pemerintah jangan hanya menganggap dengan membangun pasar lantas segala masalahnya selesai. Karena pemerintah juga wajib menjamin keselamatan dan keamanan investasi pedagang pasar tradisional" tuturnya.

Politisi Gerindra ini mengatakan bahwa pasar tradisional Indonesia harus dikelola secara baik dan profesional. Selain itu dia juga mengatakan pembangunan dan pengelolaan pasar tradisional juga hendaknya memperhatikan konsep CPTED (Crime Prevention Through Environmental Design), yang mana ada 4 langkah dalam konsep tersebut yang patut diterapkan dalam upaya pencegahan kebakaran pasar yaitu Natural Survillence, Natural Access Control, Territorial Reinforcement, serta Management and Maintenance.

"Prinsip prinsip dalam konsep CPTED ini bisa diterapkan sejak awal perencanaan hingga pengelolaan dalam upaya mewujudkan pasar tradisional yang nyaman dan aman," tukasnya.

Menurutnya dalam hal ini peran pemerintah daerah sangat dominan. Karenanya harus tumbuh kesadaran dari pemerintah akan bahaya dampak kebakaran pasar dan pentingnya rasa aman bagi pedagang.

Dirinya juga mendorong kepolisian untuk mengungkap motif kebakaran pasar yang selama ini terjadi. Perhatian publik terhadap kasus-kasus kebakaran pasar semakin meningkat. Karenanya harus dimaknai oleh Kepolisian sebagai dukungan agar dapat mengungkap penyebab utama kebakaran tersebut. Murni kecelakaan atau kah ada unsur kesengajaan di bekangnya.

"Pedagang pasar juga harus turut serta membantu pemerintah dan Kepolisian dalam menciptakan rasa nyaman dan aman di pasar dengan mengintensifkan ronda pasar. Terutama di waktu waktu rawan kebakaran," pungkasnya.

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 47 Pembangkit Diesel

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan