logo


Harga Bawang Melonjak, Kementan: Bukan Karena Tidak Ada Stok

Di daerah-daerah sentra produkai bawang kondisi ketersediaan bawang tanah air masih sangat cukup

1 Maret 2016 12:05 WIB

Ilustrasi petani bawang. (dok. beritadaerah)
Ilustrasi petani bawang. (dok. beritadaerah)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hingga saat ini harga bawang terus melonjak di pasaran. Pasalnya hingga saat ini harga bawang di tingkat eceran mencapai Rp 40 ribu/kg dari rata-rata harga normal 26-27 ribu/kg.

Menanggapi lonjaknya harga bawang tersebut, Direktur Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Supudnik Sujono mengaku heran akan adanya kenaikkan harga bawang tersebut, padahal dari hasil pantauannya di daerah-daerah sentra produkai bawang kondisi ketersediaan bawang tanah air masih sangat cukup.

"Saya sudah berkeliling dari daerah ke daerah sentra produksi bawang memantau ketersediaan bawang di tanah air, sampai saat ini ketersediaan masih aman stok di tingkat petani masih sangat banyak, tetapi ko harga tiba-tiba naik," demikian kata Direktur Holtikultura, Supudnik Sujono, dalam acara Konpres di kantor Direktur Holtikultura, Selasa(1/3).


Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Ia kemudian mengungkapkan bahwa kemungkinan besar yang menjadi persoalan saat ini pada soal tata niaga pangan yang masih kurang baik dan ia berharap agar pengaturan tata niaga ini segera di benahi.

"Harga bawang naik bukan karena stok tidak ada, tetapi lebih pada soal tata niaga pangan yang saat ini masih belum maksimal," pungkasnya.

Agar Distribusi Pupuk Lancar, Kementan Ingatkan Pemda Segera Percepat Realisasi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan