logo


Menteri ESDM Sudirman Said Bantah Revisi UU Minerba Untuk Relaksasi Ekspor Ore

Sudirman mengatakan UU Minerba yang baru akan mengatur kepastian hukum bagi para investor terutama yang berasal dari asing.

29 Februari 2016 18:03 WIB

Menteri ESDM Sudirman Said. (Foto: Jitunews/Johdan A.A.P)
Menteri ESDM Sudirman Said. (Foto: Jitunews/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Revisi Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba) dianggap hanya untuk meloloskan keinginan relaksasi ekspor mineral mentah (ore), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirmam Said berdalih revisi juga sengaja dilakukan untuk memperkuat industri sektor minerba.

Seperti yang diketahui, baik pemerintah maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini tengah mempersiapkan draft revisi UU Minerba untuk nantinya dipelajari bersama, poin mana yang akan diubah.

"Revisi UU Minerba itu, bukan untuk merelaksasi ekspor mineral. Tapi lebih besar itu. Revisi UU minerba untuk memperkuat industri mineral," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (29/2).


Ini Amanat Menteri ESDM Kepada PLN

Sudirman mengaku, dalam UU Minerba yang baru, akan mengatur kepastian hukum bagi para investor terutama yang berasal dari asing. Tak hanya itu dirinya meyakini, jika dalam revisi UU tersebut, kewenangan baik pemerintah pusat maupun daerah masing-masing akan semakin ditegaskan.

"Bagaimana memperkuatnya? Kepastian hukum musti diperoleh. Kemudian kewenangan antara daerah - pusat musti diluruskan, antara UU 23 dengan UU yang baru nanti," terangnya.

Dirinya juga menuturkan, akan memberikan apresiasi bagi para pengusaha tambang yang memiliki performa baik, dengan memberikan sejumlah insentif. Hal ini juga dimaksudkan agar hilirisasi produk tambang dapat tercapai. Sementara pengusaha yang tercatat memiliki rekam jejak buruk, tak segan pemerintah akan menjatuhkan sanksi.

Rini Soemarno Pertanyakan Kebenaran Tudingan Sudirman Said Soal PLN

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Syukron Fadillah
 
×
×