logo


Bisnis Bunga Potong Tak Pernah Mati, Ini Kata Pembudidaya

Kriteria bunga gerbera yang sesuai standar pasar yaitu memiliki panjang tangkai 40-60 cm dan diameter bunga 7,5-12 cm

29 Februari 2016 16:35 WIB

Budidaya bunga garbera. (Istimewa)
Budidaya bunga garbera. (Istimewa)

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Bisnis bunga potong yang tidak pernah mati, menginspirasi Nandang Sucipto untuk menekuni budidaya bunga potong jenis gerbera. Gerbera merupakan bunga potong yang banyak digunakan sebagai media karangan bunga atau hiasan lainnya.

Budidaya bunga gerbera dimulai Nandang sejak tahun 1997. Ia mengenal bisnis bunga potong ini dari Sri Mulyono, seorang pembudidaya bunga potong yang sempat menyewa lahan miliknya yang berlokasi di Kamp. Pamecelan, Desa Sukajaya, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat. 

“Saat itu Sri Mulyono menyewa lahan milik saya, setelah habis masa sewa lahan, ia memberikan seluruh aset perkebunannya kepada saya sebagai hibah, karena saya sudah dianggap seperti keluarganya dan juga waktu sewa lahan sudah habis,” kenang Nandang.


5 Tanaman Ruangan Tren 2018 untuk Rumahmu, Tengok Yuk!

Gerbera yang dibudidayakan Nandang saat ini, yakni jenis Holland dan Malaysia. Bunga gerbera jenis Holland memiliki beberapa varian warna seperti merah, merah muda, kuning, oranye, putih, biru muda. Begitu juga dengan Malaysia, tetapi jenis ini lebih banyak terdapat banyak kombinasi warna, misalnya merah-oranye dan putih-merah.

Kriteria bunga potong gerbera yang sesuai standar pasar, kata Nandang, yaitu memiliki panjang tangkai 40-60 cm dan diameter bunga 7,5-12 cm. Bunga biasanya disortir/dipisahkan menurut panjang batang, diameter kuntum bunga, dan warna bunga.

Nandang menerangkan, dalam memulai bisnis bunga potong, tidak seperti bisnis pada sayuran atau buah-buahan, karena permodalan dan lahan yang dibutuhkan relatif terjangkau bagi siapapun dapat memulai bisnis ini. 

"Hal yang perlu dipersiapkan di awal penanaman antara lain pengolahan media tanam, pembuatan green house, sumur serta pengairan ke lokasi kebun," paparnya.

Dikatakan Nandang, bunga gerbera dapat ditanam di daerah dengan ketinggian antara 560-1.400 m dpl,  tetapi pertumbuhan optimal didapatkan pada area penanaman beriklim sejuk dengan suhu udara minimum 13,7-18 °C. 

"Penanaman gerbera ini saya lakukan di dalam green house berukuran 20 x 20 meter atau seluas 400 m2 yang terbuat dari bambu dan atapnya berupa plastik bening sebagai pelindung  dari sinar matahari (shading). Hal tersebut dikarenakan bunga gerbera sangat sensitif terhadap sinar matahari dan air hujan, juga untuk mencegah hama serangga," tutur Nandang.

Menyoal omzet usahanya bunganya sendiri, Nandang enggan membukanya secara detail. Ia hanya mengatakan, bahwa tiap minggunya ia dapat memanen hingga 25.000 kuntum bunga dari 50.000 tanaman. 

Dan saat disinggung soal permintaan bunga gerberanya saat ini, Nandang menjawab, "Alhamdulilah jumlah permintaan garbera masih relatif stabil. Dengan banyaknya petani bunga yang ada di Kabupaten Bandung Barat ini menjadikan keuntungan tersendiri dikarenakan imej Bandung sebagai Kota Kembang menjadi sangat terasa,” pungkas Nandang.

 

Kembali Jadi Primadona, Yuk Kenali Manfaat Tersembunyi dari Aglaonema

Halaman: 
Penulis : Riana