logo


Jokowi Minta Kilang Minyak Harus Mulai Dibangun Tahun Ini

Joko Widodo meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mulai membangun kilang domestik

29 Februari 2016 13:07 WIB

Presiden Ri Joko Widodo. (net)
Presiden Ri Joko Widodo. (net)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mulai membangun kilang domestik tahun ini.

Jokowi mengutarakan, hal ini dimaksudkan agar pemerintah bisa memotong rantai pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat, tanpa harus melakukan pembelian minyak melalui trader.

"Sudah berapa tahun kita tidak pernah berpikir membangun, membuat, dan memperbaiki kilang. Tahun ini harus sudah diputuskan kilang dibangun," ungkap Jokowi di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (29/2).


Dukung Kualitas Udara yang Baik, Pertamina Perluas Program Pertalite Harga Khusus

Dirinya pun membebaskan Menteri ESDM untuk memilih negara manapun untuk menjadi investor ‎dalam pembangun kilang di Indonesia. Seperti yang diketahui, beberapa negara telah menyatakan minatnya untuk membangun kilang di Tanah Air.

"Yang ngantri banyak (bangun kilang). Tinggal diputuskan. Skemanya juga banyak. Bisa entah perbaikan di Cilacap, Tuban, atau Bontang. Tinggal memutuskan. Tahun ini semua harus diputuskan, karena bangun kilang tidak sebentar. Butuh empat sampai lima tahun," tuturnya.

Dengan demikian, rantai pasokan pendistribusian BBM yang tadinya berbelit harus melalui perusahaan trader karena harus impor, hal tersebut tidak perlu lagi dilakukan.

"Rantai pasokan jadi tidak terlalu panjang, tidak usah lewat trader lagi. Negara manapun silahkan. Mau buat di Cilacap, Tuban, Bontang, Indonesia Timur, Indonesia Barat silahkan. Karena kebutuhan kita banyak sekali," tegasnya.

Pertamina Pastikan Pelayanan di Banten dan Jawa Barat Optimal Jelang Pilkada dan Libur Nataru

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Vicky Anggriawan